Setidaknya, ada dua ekor kuda penarik andong yang jatuh secara bergantian di area menelan uang Rp4,6 miliar itu pada Rabu, 23 Desember. Kedua kuda itu jatuh karena terpeleset secara bergantian dengan rentang waktu tak begitu lama.
Petugas polisi yang berjaga di pos dekat titik nol kilometer, Brigadir Oky, menyaksikan kejadian itu. Ia mengungkapkan kejadian kuda penarik andong yang terpeleset itu terjadi pada pukul 11.40 WIB. Tanpa ada yang menduga, kuda yang berjalan dari Jalan Malioboro ke arah Kraton Yogyakarta itu terpeleset.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Menurutnya, pada saat kuda terbaring usai jatuh, andong yang ditarik tetap dalam posisi seimbang dan tak roboh. "Kusirnya tak apa-apa, terus dibantu banyak orang. Kudanya dilepas dari kaitan dan dibawa menepi," kata Oky.
Kejadian serupa dialami kuda lain. Beruntung, kuda kedua yang terpeleset ini berada dalam posisi duduk. "Mungkin karena licin, kondisinya juga panas banget tadi," ujarnya.
Terpelesetnya dua kuda itu sempat menjadi perbincangan di sebuah grup jejaring sosial Facebook. Dua foto kuda jatuh itu diunggah ke dalam grup itu dan mendapat banyak respon.
Oky menambahkan kedua kuda yang terpeleset tampak tidak mengalami cedera. Alasannya, tak lama setelah menepi kuda bisa kembali menarik andong. "Sudah bisa (jalan) lagi itu (kuda)," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(UWA)
