Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama (kiri) mengunjungi obyek wisata alam Pucak Becici di Dlingo, Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (29/6). (Antara/Hendra Nurdiansyah)
Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama (kiri) mengunjungi obyek wisata alam Pucak Becici di Dlingo, Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (29/6). (Antara/Hendra Nurdiansyah) (Ahmad Mustaqim)

Gara-gara Obama, Masyarakat Penasaran pada Puncak Becici

barack obama
Ahmad Mustaqim • 03 Juli 2017 18:40
medcom.id, Yogyakarta: Kedatangan Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama ke Puncak Becici, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada penghujung Juni 2017, dianggap membuat penasaran calon wisatawan.
 
Tak pelak, kunjungan wisata ke kawasan yang baru dibuka 2,5 tahun lalu itu meningkat. "Saya kira dampaknya sudah terasa. Banyak orang penasaran dengan wisata di Puncak Becici," kata Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan DIY, R. Sutarto di Kompleks Kepatihan Jalan Malioboro, Senin, 3 Juli 2017. 
 
Sutarto mengatakan banyak potensi wana wisata yang perlu terus dikembangkan seperti Puncak Becici. Menurut dia, sudah ada sekitar 10 lokasi wisata yang hampir serupa dengan lokasi tersebut. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyebut, setidaknya ada belasan wanawisata yang terus dikembangkan di Yogyakarta. Tujuh dari belasan wanawisata itu berada di kawasan hutan pinus Mangunan, Bantul, termasuk Puncak Becici. 
 
"Lalu di ada beberapa, seperti di Klayar (Karangmojo), Mulo (Wonosari), Watu Payung (Panggang) dan Tanan Hutan Rakyat atau Tahura (Playen). Di Kulon Progo ada dua, dan kawasan Pasir Mendhit," ujarnya. 
 
Menurut Sutarto, sebagian besar wanawisata yang sudah ada dikelola oleh masyarakat, misalnya dengan karangtaruna, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), dan koperasi. Kemudian, kelompok tersebut berbagi hasil dengan pemerintah. 
 
"Dengan menjadikan hutan sebagai wisata, masyarakat memiliki terhadap kawasan hutan dan menjaga kelestariannya. Dengan banyak wisatawan bisa menjadi sumber penghasilan," kata dia. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif