Tubuh Sulami kaku seperti kayu. Kelainan ini dirasakan Sulami sejak duduk di kelas IV Sekolah Dasar. Rabu, 25 Januari 2017 Sulami dibawa ke RSUD Sragen.
Ia kemudian dirujuk ke RSUD dr. Moewardi Solo. Saat ini Sulami menempati Bangsal Mawar I Nomor 3.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Humas RSUD dr. Moewardi Kota Solo, Elysa mengungkapkan tim khusus yang diketuai dokter spesialis penyakit dalam, Arif Nuruddin akan mencari tahu mengenai penyakit Sulami melalui beberapa pengecekan laboratorium. Kasus ini menjadi penyakit langka dan pertama yang ditangani oleh RSUD dr. Moewardi.
Elyza menerangkan berdasarkan diagnosa awal, Sulami mengalami kelainan terutama di bagian sendi di seluruh tubuhnya. “Ada kontraktur sendi, spondilosis dan ankilosis,” ujar Elysa.
Dengan kata lain, Sulami diduga mengalami peradangan sendi. “Selain itu kami juga temukan adanya abses atau luka di daerah kaki sebelah kanan,” kata dia.
Pemeriksaan sementara tersebut akan kembali disinkronkan dengan hasil laboratorium dan foto. “Kami belum tahu kapan penyakit dan penyebab penyakit Sulami diumumkan oleh dokter. Yang jelas tim masih dalam proses menggali lebih jauh,” papar Elysa.
Sulami mengalami kelainan kekakuan pada tubuhnya. Hanya bagian jari, pergelangan kaki dan leher yang bisa digerakkan. Hal ini sang menjadikan Sulami sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Saudara kembar Sulami juga mengalami penyakit serupa sejak kecil. Namun tahun 2013, Tuhan memanggil saudara kembar Sulami. Meski mengaku pasrah, namun Sulami tak pernah berhenti berharap ada keajaiban yakni kesembuhan penyakit yang dideritanya sejak lama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
