Seorang pedagang mengambil meteran listrik usai bangunannya dibongkar. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)
Seorang pedagang mengambil meteran listrik usai bangunannya dibongkar. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim) (Ahmad Mustaqim)

Ada Meteran Listrik di Lapak PKL Selatan Stasiun Tugu

penertiban pkl
Ahmad Mustaqim • 26 Desember 2016 16:09
medcom.id, Yogyakarta: PT KAI Daop VI Yogyakarta membongkar belasan lapak pedagang di sisi selatan Stasiun Tugu. Yang mengejutkan, ada sekitar empat meteran listrik terpasang di pagar pembatas area stasiun dengan trotoar. 
 
Margono, 64, seorang pedagang tergusur, mengatakan memasang meteran itu sejak 2014. Meteran listrik dengan sistem token pulsa itu ia pasang melalui Biro Teknik Listrik atau BTL. Dengan jasa bantuan BTL, saat itu Margono memasang meteran listrik dengan kekuatan 450 volt amphere dan berbiaya Rp750 ribu. 
 
"Saat itu kami ditawari (BTL), ya mau. Waktu masang enggak ada persyaratan, cuma syarat KTP. Bayarnya ke BTL," ujarnya kepada Metrotvnews.com, Senin (26/12/2016). 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Belasan Lapak di Selatan Stasiun Tugu Dibongkar
 
Sejumlah pedagang yang lapaknya telah dibongkar melakukan hal yang hampir sama dengan Margono. Memasang meteran listrik melalui BTL dengan persyaratan KTP. Menurut Margono, pihaknya menelan biaya pulsa lebih murah untuk kebutuhan listrik. "Rp50 ribu buat dua bulan, kadang masih (sisa pulsanya)," kata dia. 
 
Kini Margono bersama belasan pedagang lain sudah tak memiliki lapak. Di sisi lain, empat meteran yang pernah digunakan pedagang telah diambil petugas dengan mobil PLN usai pembongkaran. 
 
"Rumah saya asli di Klaten, tapi sudah dijual buat kuliah anak. Nanti mau cari kontrakan lagi di Yogya karena sudah tidak punya tempat menginap lagi," kata pedagang yang berjualan di sisi selatan Stasiun Tugu sejak 1987 ini.
 
Ada Meteran Listrik di Lapak PKL Selatan Stasiun Tugu
Meteran listrik masih teraliri arus usai dilepas dari pagar pembatas Stasiun Tugu, Yogyakarta. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)
 
Kepala Bagian Humas PT PLN (Persero) Area Yogyakarta, Paulus Kardiman mengatakan warga yang hendak memasang meteran listrik harus memenuhi persyaratan seperti KTP, alamat lengkap, kemudian diberikan nomor registrasi pembayaran. Tarifnya, kata dia, daya 450 volt amphere dengan biaya Rp421 ribu, daya 900 volt amphere (Rp870 ribu), dan 1.300 volt amphere (sekitar Rp1,3 juta). 
 
Saat ditanya soal pemasangan meteran untuk pedagang di sisi selatan Stasiun Tugu, ia enggan memberikan komentar. "Kami hanya melayani. Saya ndak tahu (soal meteran listrik di sisi selatan Stasiun Tugu)," ujarnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif