Lereng Gunung Muria di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah -- MTVN/Rhobi Shani
Lereng Gunung Muria di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah -- MTVN/Rhobi Shani (Rhobi Shani)

Warga di Lereng Muria Diminta Kembalikan Kontur Tanah

longsor
Rhobi Shani • 09 Oktober 2017 16:40
medcom.id, Jepara: Hujan mulai turun di sejumlah wilayah di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Bahaya tanah longsor pun mengintai warga di sejumlah desa di tujuh kecamatan, utamanya desa-desa yang berada di kawasan lereng Gunung Muria.
 
Badan Penanggulngan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara meminta warga di kawasan penggunungan untuk mengembalikan kondisi kontur tanah. Pasalnya, banyak area hutan di kawasan lereng gunung beralih fungsi menjadi lahan pertanian.
 
"Longsor yang kerap terjadi saat musim hujan bukan karena wilayah kita di daerah patahan, tapi karena adanya perubahan kontur tanah," kata Kepala BPBD Jepara Lulus Suprayetno, Senin 9 Oktober 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lulus menjelaskan, perubahan kontur tanah itu lantaran adanya perluasan area pertanian oleh masyarakat. Contohnya, banyak lereng-lereng gunung yang kini ditanami pohon sengon yang usianya hanya beberapa tahun.
 
"Langkah kami sebagai antisipasi yaitu mendorong masyarakat mengembalikan kontur tanah dengan ditanami tanaman buah yang mengikat tanah, seperti pohon kopi. Sekarang sudah mulai berjalan di beberapa desa," beber Lulus.
 
Menurut Lulus, titik rawan longsor tersebar di Kecamatan Nalumsari, Mayong, Batealit, Pakisaji, Bangsri, Keling, dan Kecamatan Kembang.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(NIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif