Koordinator Media EDP UGM, Bekti Andari menuturkan, sekitar 30 warga turut menyambut rombongan. Melinda Gates sempat masuk ke salah satu rumah warga yang memiliki nyamuk Aedes Aegypti ber-Wolbachia.
"Dia (Melinda) berdialog dengan pemilik rumah yang ia kunjungi," ujar Bekti, Kamis, 23 Maret 2017.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Menurut Bekti, Melinda menanyakan respons warga tentang EDP. EDP merupakan proyek penelitian Fakultas Kedokteran Tropis UGM untuk menangani demam berdarah.
Selepas berdialog sekitar 30 menit, lanjut Bekti, Melinda melanjutkan kembali blusukan di rumah warga lain yang masih di Kelurahan Kricak. Melinda kembali berbincang dengan warga yang memiliki ember berisi nyamuk Aedes Aegypti ber-Wolbachia.
"Lalu tanya lagi soal bagaimana warga bisa menerima penelitian nyamuk EDP, dan mengapa masyarakat bisa mau terlibat," kata dia.
Menurut Bekti, Melinda tampak kagum dengan respons masyarakat. Sebab, masyarakat bisa ikut mendukung penelitian nyamuk ber-wolbachia itu. "Melinda sempat melihat dan tanda tangan di tembok yang ada mural nyamuk ber-wolbachia," ujarnya.
Kunjungan Melinda Gates di UGM maupun di Kelurahan Kricak sempat diabadikan dalam foto. Bahkan, Melinda mengunggah foto aktivitasnya ke sosial media.
Rombongan istri orang terkaya di dunia itu tiba di Yogya, kemarin. Kedatangannya terkesan diam-diam. Awak media justru tahu kedatangan rombongan melalui akun Twitter @melindagates.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
