Rusaknya salah satu jalan menuju jalan alternatif Kendal-Kabupaten Semarang itu diduga karena sering dilewati oleh truk bermuatan tanah galian.
Menurut salah satu warga, Kartono, jalan raya Sekopek sudah lama rusak. Penempatan kulkas untuk memberi peringatan pada pengendara untuk berhati-hati.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
“Jalan ini kami beri kulkas karena amblas. Kalau terus dilewati, bisa lebih parah. Sebab bawahnya gorong-gorong,” kata Kartono.
Kartono menambahkan, warga sudah menghubungi dinas terkait supaya jalan Sekopek diperbaiki. Namun hingga kini belum ada jawaban.
"Mudah-mudahan Bupati yang baru segera menyelesaikan. Sebab sejak era Bupati Widya sampai ganti Bupati Mirna belum tersentuh," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga, Sumber Daya Alam, Energi, dan Sumber Daya Mineral, Agung Setyawan, mengatakan sebagian jalan Sekopek sudah dibeton. Namun, sebagian lagi masih rusak. Rencananya tahun ini perbaikan jalan akan dilanjutkan.
“Anggaran yang kami siapkan sekitar Rp2,5 sampai Rp3 miliar. Saat ini masih proses lelang,” kata Agung.
Agung berharap kepada masyarakat, supaya bersabar dan tetap hati-hati bila melintasi jalan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(MEL)
