Lebih dari 6 ribu penari yang tergabung dalam 221 kelompok tari baik dari Indonesia maupun luar negeri unjuk gigi mempertontonkan bahasa universal berupa tari-tarian. Sejumlah tempat dipersiapkan untuk mengakomodir helatan Solo Menari 24 Jam, mulai dari Jalan Jendral Sudirman hingga kawasan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo dan sejumlah lokasi-lokasi publik.
“Ini merupakan kali kesepuluh perayaan Solo Menari 24 Jam. Sebenarnya konsep kali ini berangkat dari pemikiran mengenai MEA. Kita mengambil peran dalam sosial kultur yang terwujud dalam Solo Menari 24 Jam. Kali ini bukan hanya diikuti penari Indonesia namun juga para penari-penari mancanegara,” pungkasnya, Jumat (29/04/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Acara yang dibuka Kamis (28/04/2016) sore akan berlangsung selama 24 jam hingga Jumat (29/04/2016). Kemeriahan Hari Tari Dunia terlihat di salah satu venue Solo Menari 24 Jam di ISI Solo, Jawa Tengah.
Ribuan mahasiswa dan dosen berbaur menyuguhkan kekayaan budaya nusantara. Dua diantaranya, Dosen ISI Solo, Samsuri dan pemain wayang orang, Mudjo akan menari selama 24 jam non stop. Mereka membawakan tari klasik gaya Solo Gagahan Putra.
Puncak acara Solo Menari 24 jam akan digelar di sepanjang Jalan Jendral Sudirman Solo, Jawa Tengah pada Jumat (29/04/2016) sore nanti yang antara lain akan menampilkan tarian massal Gambyong dengan patisipan seribu penari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(MEL)
