Brigjen Fajar mengaku kurang lebih 3.000 aparat mengamankan kedatangan tamu VVIP itu. Aparat gabungan dari TNI dan Polri. Brigjen Fajar mengatakan mendapat informasi kemungkinan aksi yang bisa merusak momen liburan Obama.
"Namun siapa mereka dan bagaimana yang akan mereka rencanakan, itu konsumsi internal kami," kata Brigjen Fajar di Yogyakarta, Rabu 28 Juni 2017.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Brigjen Fajar mengatakan Obama dijadwalkan mendarat di Yogyakarta hari ini. Brigjen Fajar pun meminta anak buahnya bertindak tegas bila menemukan hal yang mencurigakan. Namun ia mengingatkan tindakan mengutamakan prosedur.
"Saya tidak menolerir ancaman dan gangguan terhadap tamu VVIP," lanjut Fajar.
Fajar juga memimpin apel pengamanan kunjungan Obama di Yogyakarta. Ia memastikan tak ada gangguan terhadap kedatangan Obama dan keluarganya.
"Ini merupakan wujud dari kesiapan kita semua (terkait pengamanan VVIP)," ungkap Fajar.
Fajar mengatakan TNI bekerja sama dengan Polri terkait pengamanan tersebut. Para personel disebar ke sejumlah titik yang menjadi lokasi kunjungan Obama.
"Mana saja yang akan dikunjungi dan berapa titik? Kami masih menunggu (informasi). Tapi kami siap," ujarnya.
Yogyakarta menjadi tujuan kedua Obama berlibur di Indonesia. Hingga berita ini dimuat, Obama masih berada di Bali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
