Paspor Almarhumah TKI Wasri asal Brebes, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)
Paspor Almarhumah TKI Wasri asal Brebes, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi) (Kuntoro Tayubi)

Wasri Diduga Korban Trafficking

derita tki
Kuntoro Tayubi • 28 Agustus 2016 21:44
medcom.id, Brebes: Kepala Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Isa Ansori, menjelaskan kematian TKI Wasri, yang merupakan warganya meninggal akibat terserang penyakit jantung. Informasi tersebut didapat dari KJRI Kemenlu RI di Malaysia pada Jumat, 26 Agustus lalu.
 
"Dari informasi pihak sponsor posisi Wasri sudah mau ke pesawat terbang, mau pulang ke Indonesia kemudian kena serangan jantung, kami masih menyelidiki informasi ini, karena di tiketnya ada yang aneh," kata Isa, saat dihubungi Metrotvnews.com, Minggu (28/8/2016).
 
Isa mengaku akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengetahui masalah yang menimpa warganya. Apalagi, selama ini hak Wasri bekerja di Malaysia juga tidak diketahui tindaklanjutnya.
 
Selain itu, ia mencurigai ada yang tidak beres selama Warsi bekerja di Malaysia. Sejak proses keberangkatannya, pihak keluarga tidak mendapatkan informasi PJTKI yang memberangkatkannya.
 
"Termasuk di kota mana Wasri dipekerjakan sebagai apa. Apalagi, selama di Malaysia pihak keluarga pun mengalami kesulitan berkomunikasi dengan korban karena ada dugaan pihak calo menutup-nutupi,” kata Isa.
 
Isa mengaku sudah mengetahui siapa orang yang mengajak Wasri, yakni AL warga Desa Bulakparen, Kecamatan Bulakamba. AL pun saat ditanya oleh Isa tidak mengetahui nama PJTKI yang memberangkatkan Wasri.
 
Dari keterangan yang sampaikan AL kepada Isa, Wasri berangkat ke Malaysia setelah ditampung di Batam. AL bekerja atas petunjuk dari kakaknya yang kini tinggal di Malaysia karena menikah dengan warga setempat.
 
"Dia bilang tidak ada PT-PT an, karena begitu tiba di Malaysia yang ngurus itu kakaknya yang menikah dengan orang Malaysia. Sehingga dokumen-dokumennya juga tidak jelas, bisa jadi ilegal atau saya menduganya trafficking," ucapnya.
 
Menurutnya, tidak hanya Wasri, sponsor bernama AL tersebut juga membawa puluhan warga Kluwut bekerja di Malaysia. Bahkan, kondisinya pun mirip dengan apa yang dialami oleh keluarga Wasri.
 
"Ada keluarga TKW warga kami yang diajak AL ini juga mengadu kepada saya, masalahnya pun hampir sama dengan yang dialami keluarga Wasri. Yang ketahuan saja ada 7 warga kami yang ke Malaysia diajak AL. Apakah ada masalah hukum kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian," kata Isa.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif