Ki Lurah Sastro Mangun Darsono alias Mbah Darso membawa kepala sapi menggunakan sepeda motor ke Pengadilan Negeri Sleman, DIY, Selasa 13 September 2016 (Foto: MTVN/Ahmad Mustaqim)
Ki Lurah Sastro Mangun Darsono alias Mbah Darso membawa kepala sapi menggunakan sepeda motor ke Pengadilan Negeri Sleman, DIY, Selasa 13 September 2016 (Foto: MTVN/Ahmad Mustaqim) (Ahmad Mustaqim)

Gugat BPN Sleman, Mbah Darso Bawa Kepala Sapi

sengketa tanah
Ahmad Mustaqim • 13 September 2016 12:35
medcom.id, Sleman: Abdi Dalem Keraton Yogyakarta Ki Lurah Sastro Mangun Darsono menggugat Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Sleman ke Pengadilan Negeri Sleman, Selasa 13 September. Pria yang akrab disapa Mbah Darso itu membawa kepala sapi sebagai simbol korban ketidakadilan. 
 
"Ini saya membawa kepala sapi sebagai simbol pengorbanan. Saya menjadi korban oleh pihak yang menahan sertifikat tanah," kata Ki Lurah Sastro Mangun Darsono di PN Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/9/2016).
 
Mbah Darso mendesak BPN Kabupaten Sleman mengembalikan dua sertifikat tanah miliknya. Masing-masing sertifikat tanah seluas 1.740 meter persegi dan 322 meter persegi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tanah yang saya miliki adalah warisan orangtua, bukan merampas milik orang lain," kata dia.
 
Darsono mengaku kehilangan dua sertifikat tanah itu pada 2012. Saat itu, ia membawa sertifikat tanah untuk mengajukan agunan ke bank namun terjatuh di jalan.
 
Ia mengaku sudah melaporkan hal itu ke polisi dan BPN Sleman. Namun, upaya itu tak membuahkan hasil. BPN KabupateN Sleman malah menahan dua sertifikat tanah miliknya yang ada di sana.
 
Upaya Darsono mencari keadilan berlanjut dengan menggugat BPN Sleman. Ia didampingi kuasa hukum dari Pusat Bantuan Hukum Jogjakarta (PBHJ).
 
Humas PN Sleman Wisnu Kristianto mengaku, gugatan itu telah diterima sepekan lalu. Gugatan itu masuk ke PN Sleman dengan Nomor 171 dengan dugaan BPN Sleman melawan hukum.
 
Ia mengaku tidak bisa berkomentar soal kasus yang dialami Darsono. "Hari ini merupakan sidang pertama. Kita serahkan kepada majelis hakim," ujar dia.
 
Hingga berita ini disusun, sidang gugatan Darsono belum dimulai. Dalam papan pengumuman di PN Sleman, sidang bakal dipimpin hakim Nyoman Suharta, Christina Endarwati, dan Dwiana Kusumastanti.
 

(TTD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif