Suasana tempat persemayaman jenazah Aki Adishakti. Foto: Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim
Suasana tempat persemayaman jenazah Aki Adishakti. Foto: Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim (Ahmad Mustaqim)

Aki Adisakti Diduga Meninggal Akibat Serangan Jantung

pilkada serentak
Ahmad Mustaqim • 11 Juni 2016 15:06
medcom.id, Yogyakarta: Bakal calon wakil wali kota Yogyakarta lewat jalur independen, Aki Adisakti meninggal dunia, Sabtu 11 Juni 201 pukul 07.00 WIB. Aki meninggal pada usia 62 tahun di kediamannya Griya Manunggal Mukti A-11, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
 
Putra kedua Aki, Wigardha Prabantara, 27, mengatakan ayahnya sempat merasakan sakit pada malam hari. Meski demikian, Aki sempat makan sahur bersama keluarga sebelum meninggal.
 
"Bapak hanya mengeluh sakit pas malam, tapi tiba-tiba meninggal sekitar pukul 07.00 WIB. Tidak sempat periksa ke dokter," kata Wigardha di lokasi persemayaman ayahnya di Hotel Mustokoweni Jalan A.M. Sangaji Nomor 72, Kota Yogyakarta

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menuturkan kalau ayahnya sempat mengalami masalah jantung sekitar 2009. Sejak saat itu, lanjutnya, Aki harus menjalani pemeriksaan terjadwal dan minum obat. "Sempat dingatkan sama ibu untuk periksa, tapi mengaku sibuk," kata dia.
 
Setelah kegiatan deklarasi maju dalam pilkada 2017 di Plaza Pasar Ngasem awal Mei lalu, Aki memang sibuk mencari dukungan bersama pasangannya, Arif Nurcahyo (Yoyok) sebagai bakal calon wali kota. "Bapak lebih sibuk, berangkat pagi dan pulang malam. Tidak ada pesan juga sebelum meninggal," tambahnya.
 
Saat ini, pelayat terus memadati lokasi persemayaman jenazah Aki. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di Makam Blunyah Gede, Kota Yogyakarta, pukul 16.00 WIB. Almarhum meninggalkan istri Laretna Trisnantari dan tiga putra, yakni Hanggardha Priyahita, Wigardha Prabantara, serta Sanggardha Pamungkas.
 
Sejumlah pelayat yang datang di antaranya adik Raja Kraton Yogyakarta, Gusti Bendoro Pangeran Haryo Prabukusumo; anak dan menantu Sultan HB X, Gusti Kenjeng Ratu Mangkubumi dan Kanjeng Pangeran Haryo Wironegoro. Ada juga pegiat seni dan budaya, Butet Kartaredjasa, Jaduk Feriyanto, dan mantan Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif