Bekas bus Trans Jogja terparkir di sudut Terminal Giwangan, Yogyakarta, Kamis (18/8/2016). (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)
Bekas bus Trans Jogja terparkir di sudut Terminal Giwangan, Yogyakarta, Kamis (18/8/2016). (Metrotvnews.com/Patricia Vicka) (Patricia Vicka)

Menilik Kondisi Eks Trans Jogja Sebelum Dilelang

pelelangan
Patricia Vicka • 18 Agustus 2016 15:51
medcom.id, Yogyakarta: Dinas Bangunan Gedung dan Aset Daerah (DBGAD) Pemerintah Kota Yogyakarta akan melelang 20 bekas bus Trans Jogja yang sudah lama mangkrak di Terminal Giwangan. Lelang akan dilakukan secara terbuka pada 25 Agustus 2016 di Grha Pandawa Kompleks Balaikota Yogyakarta.
 
Pantauan Metrotvnews.com di Terminal Giwangan, Kamis, 18 Agustus, kondisi bus sangat memprihatinkan. Cat sudah banyak yang terkelupas. Kaca spion di hampir semua bus hilang. Beberapa bagian bus juga tampak tidak pada tempatnya. 
 
Bahkan, ada bus yang dipakai sebagai tempat aktivitas orang. Ini terlihat dari adanya beberapa baju beserta gantungan dan perlengakapan lainnya di langit-langit bus. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bus-bus yang pernah simbol modernitas transportasi umum di Yogyakarta itu, kini teronggok. Berjejer di sudut terminal di antara ilalang dan aroma pesing.
 
Menilik Kondisi Eks Trans Jogja Sebelum Dilelang
Baju tergantung di dalam bekas bus Trans Jogja yang terparkir di Terminal Giwangan, Yogyakarta, Kamis (18/8/2016). (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)
 
Salah seorang petugas penjaga Terminal Giwangan, Aji Fajar mengatakan kondisi bus memprihatikan karena sudah tak ada yang merawat dan menjaganya. Beberapa tahun terakir tak ada petugas dari pemerintah kota yang memanasi bus dan mengawasi keamanan bus.
 
Sementara bagian-bagian penting bus seperti aki, dan kaca spion sudah diamankan oleh Pemerintah Kota agar tak dicuri.
 
"Dulu waktu awal di parkir di sini masih ada petugas yang datang setiap hari untuk memanaskan dan mengecek mesin bus. Ada juga hansip yang dibayar untuk menjaga keamanan di bus. Tapi sejak tahun 2015 sudah tidak ada hansip dan petugas yang datang merawat," ujar Aji di Terminal Giwangan.
 
Ia tak menampik bus ini kerap dipakai sebagai tempat tinggal orang tak dikenal. Sebab pengawasan pihak terminal yang terbatas. Dirinya menuturkan petugas terminal pernah menemukan pakain di dalam tubuh bus dan segera membuangnya.
 
Menilik Kondisi Eks Trans Jogja Sebelum Dilelang
Bekas bus Trans Jojga terparkir di Terminal Giwangan Yogyakarta, Kamis (18/8/2016). Beberapa bagian bus sudah hilang. (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)
 
Kepala Seksi Inventarisir Tanah dan Bangunan DBGAD Yogyakarta Suharno mengakui kondisi 20 eks Bus Trans Jogja kini memburuk. Hanya lima dari 20 bus yang masih bisa dihidupkan.
 
"Kondisi fisik 20 bus sekarang sekitar 28-29 persen dibanding kondisi awal. Beberapa bus yang masih bisa hidup tidak bisa dijalankan karena aki habis,” ujarnya. 
 
Bus-bus itu merupakan hibah dari pemerintah pusat pada 2007. Kontrak pakainya habis pada 2013 dan dikembalikan ke pemkot. Namun, karena terbentur status plat bus yang tak bisa difungsikan sebagai kendaraan umum, ke-20 bus ini akhirnya hanya teronggok tak terpakai di Terminal Giwangan sejak 2013. 
 
"Pemkot akan mulai buka pendaftaran lelang tanggal 23-24 Agustus. Harga limit terendah Rp41.683.000. Limit tertinggi Rp42.910.000," tutupnya.
 

(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif