Melansir Antara, Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap Mulwahyono, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB pagi tadi.
"Berdasarkan laporan yang kami terima pada pukul 07.45 WIB, sekitar pukul 06.00 WIB dua perahu, yakni Daya Asih dan Buana Sagu terbalik," katanya di Cilacap, Jawa Tengah.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Ia mengatakan, perahu Daya Asih ditumpangi Yanto, 45, dan Gubleng, 50, warga Desa Banjarsari, Kecamatan Nusawungu. Sedang perahu Buana Sagu ditumpangi Titor, 40, dan Dampil, 35, warga Desa Jetis, Kecamatan Nusawungu.
Kata dia, perahu Daya Asih berada di Pantai Cemoro Sewu, Desa Jetis. Sementara perahu Buana Sagu di Pantai Banjarsari, Desa Jetis.
Akan tetapi sekitar pukul 06.30 WIB, lanjut dia, kedua perahu tersebut diterjang gelombang tinggi hingga akhirnya terbalik dan keempat penumpangnya terseret gelombang.
"Salah seorang nelayan bernama Titor selamat. Sedangkan tiga nelayan lainnya, yakni Yanto, Gubleng, dan Dampil terseret gelombang hingga akhirnya tenggelam dan hilang," katanya.
Basarnas, lanjut Mulwahyono, telah menerjunkan enam personel ke lokasi kejadian beserta peralatan pertolongan di air. "Kalau memungkinkan, kami juga akan mengerahkan satu unit RIB (Rigid-Inflatable Boat) yang diawaki empat personel Basarnas," katanya.
Operasi pencarian tiga nelayan yang hilang itu juga melibatkan personel SAR Jetis, Kepolisian Sektor Nusawungu, dan nelayan setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
