“Katanya mah telibat pembunuhan di Arab Saudi, tapi kami gak tahu pembunuhan apa, Yang jelas mah katanya Tarsini saat ini masih di penjara di Arab Saudi menunggu putusan. Tapi enggak tau mas kami belum jelas,”ucap seorang warga bernama Kawid (52) di Desa Karangjunti, Losari, Jawa Tengah, Kamis (16/4/2015).
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Tarsini terlibat kasus pembunuhan berencana. Ia diminta istri pertama majikannya untuk memasukkan racun ke dalam makanan istri kedua. Naash, masakan itu dimakan oleh anak dari istri pertama majikannya. Anak itu tewas lalu Tarsini dipenjarakan. Akankah Tarsini juga dihukum mati layaknya Karni?
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
“Tarsini saat ini masih ditahan di penjara sembari mengikuti proses peradilan di pengadilan Arab Saudi,” ungkap Kawid.
Sementara itu, Kepala Desa Karangjunti Kecamatan Losari Brebes Zaenab membenarkan jika Tarsini terlibat kasus pembunuhan. Namun, ia mengaku tidak tahu peris persoalan hukum yang menimpa Tarsini.
"Kata pak Sadri sih benar ada satu lagi warga karangjunti yang bermasalah hukum di Arab Saudi namun kata beliau (Sadri-red) sampai saat ini, proses hukum kepada Tarsini masih dalam proses peradilan di pengadilan. Jadi, belum ada putusan hukuman yang di jatuhkan kepada Tarsini,"ujar Zaenab.
Sekedar diketahui, sudah dua kali eksekusi mati terhadap TKI di Arab Saudi dalam kurun tiga hari terakhir. Karni binti Medi Tarsim dieksekusi mati kemarin di penjara Yanbu, Arab Saudi. Sebelumnya, pada Selasa (14/4/2015) seorang TKI asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur, bernama Siti Zaenab binti Duhri juga telah dieksekusi mati oleh Pemerintah Arab Saudi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(Des)
