Rumah terduga teroris BTK sesuai alamat pada kartu identitasnya, di Desa Kemudo, Prambanan, Klaten. Foto: Medcom.id/ Pythag Kurniati
Rumah terduga teroris BTK sesuai alamat pada kartu identitasnya, di Desa Kemudo, Prambanan, Klaten. Foto: Medcom.id/ Pythag Kurniati (Pythag Kurniati)

Terduga Teroris Ponorogo Tiga Tahun Tak Pulang ke Klaten

terorisme
Pythag Kurniati • 03 Juli 2019 01:38
Klaten: Terduga teroris yang Minggu, 30 Juni 2019 lalu ditangkap Densus 88 di Ponorogo, BTK, 42, masih tercatat sebagai warga Klaten, Jawa Tengah. Terduga sejak tiga tahun terakhir tak pernah pulang ke kediamannya. 
 
Kesaksian tersebut diutarakan oleh Kepala Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Klaten. "Masih tercatat sebagai warga Klaten, tapi sudah tiga tahun tidak pernah pulang," kata Kades Kemudo, Hermawan Kristanto, Selasa, 2 Juli 2019.
 
Selama tiga tahun terakhir, dia diketahui mengontrak sebuah rumah di Ponorogo. Tepatnya di Perumahan Griya Siman Permai, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sana, dia tinggal bersama anak dan istrinya, DS. "Dia sebenarnya asli Sukoharjo, setelah menikah dia menetap di Klaten," katanya.
 
Sehari-hari, BTK diketahui tak memiliki pekerjaan tetap. Sang istri menajdi tulang punggung keluarga bekerja menjual pakaian atau pun peralatan rumah tangga secara keliling.
 
Diberitakan sebelumnya, Datasemen Khusus (Densus) 88 menangkap seorang terduga teroris berinisial BTK (42) saat melakukan perjalanan menuju Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pada Minggu, 30 Juni 2019 sekitar pukul 14.30 WIB.
 
BTK merupakan warga asal Klaten, Jawa Tengah. Aksi penggerebekan yang dilakukan oleh tim Densus 88 berlangsung di jalan alternatif Wonogiri-Ponorogo, di Desa Pohijo, Kecamatan Sampung, Ponorogo berlangsung ramai dan sempat menjadi pusat perhatian warga.
 

(WHS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif