Titik banjir Minggu pagi hingga sore berada di Desa Ketapang, namun petang hingga malam hari bergeser ke barat, yakni di depan kantor samsat hingga perempatan lampu merah BNI Kendal. Dari pantauan, kemacetan masih panjang, baik dari arah barat maupun timur.
Polisi pun harus mengatur kendaraan yang melintas, kendaraan roda dua diarahkan melaju di kanan jalan yang lebih tinggi, sedangkan kendaraan roda empat harus merayap melintasi genangan air.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Untuk mengurangi genangan di jalan pantura, pembatas jalan terpaksa dijebol agar air mengalir ke pinggir jalan dan tidak menganggu pengguna jalan. Polisi juga mengarahkan kendaraan berat, ke jalan tembus ketapang cepiring untuk mengurai kemacetan yang cukup panjang.
Data terakhir yang masuk ke posko penanggulangan bencana banjir, ada 37 desa yang terendam akibat banjir, 37 desa ini berada di lima Kecamatan, yakni Kaliwungu, Brangsong, Kendal, Ngampel dan Pegandon. Daerah yang masih tergenang hingga minggu malam yakni, kelurahan Ketapang Desa Brangsong, Desa Kebonadem dan Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kota Kendal.
“Pada Minggu siang banjir merendam 18 desa, namun sampai malam ini meluas menjadi 37 desa yang berada di lima kecamatan di kabupaten Kendal,” kata Plt BPBD Kendal, Slamet, Minggu (19/6/2016).
Himgga Minggu malam, sebagian warga memilih bertahan di luar rumah dan tidak mengungsi. Warga bertahan sambil menjaga rumah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(DEN)
