Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menaiki eskavator dalam pembangunan tahap awal sisi barat Pasar Klewer, Solo, Jawa Tengah/MTVN_Pythag Kurniati
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menaiki eskavator dalam pembangunan tahap awal sisi barat Pasar Klewer, Solo, Jawa Tengah/MTVN_Pythag Kurniati ()

Solo Anggarkan Rp17 Miliar untuk Lift Pasar Klewer

pasar klewer bangkit
24 Agustus 2016 11:21
medcom.id, Solo: Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berencana mengalokasikan Rp17 miliar pada APBD Perubahan (APBD-P) untuk pengadaan lift dan mechanical electrical (ME) Pasar Klewer sisi barat.
 
Pengadaan lima unit lift masuk dalam rencana pengadaan fasilitas pendukung operasional pasar tekstil terbesar di Jawa Tengah itu. Termasuk ekskalator, hidran, genset dan barang lain," kata Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP) Solo Subagiyo seperti dikutip Antara di Solo, Rabu (24/8/2016). Perlengkapan ME ditargetkan terpasang akhir tahun ini.
 
Pengadaan lift dan ME ini, sebelumnya, sempat tertunda. Semula, Pemkot menganggarkan pengadaan lift dan ME dari anggaran sisa lelang. Tapi, dicoret oleh pemerintah pusat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pasar Klewer Sisi Barat Mulai Dibangun
 
Pemkot kemudian berencana mengajukan bantuan anggaran untuk pengadaan lift dan ME ke pemerintah pusat di 2017 mendatang.
 
Namun, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, meminta pengadaan lift dan ME sebisa mungkin dianggarkan tahun ini. "Pak Wali mintanya semuanya selesai tahun ini,"  kata Subagiyo.
 
Ia mengatakan, saat ini, progres pembangunan pasar tekstil yang terbakar akhir 2014 itu sudah mencapai 48 persen. Proyek pembangunan tahap kedua Pasar Klewer sisi barat tengah dikebut Pemkot. Ditargetkan akhir 2016 proyek tersebut selesai, sehingga bisa dioperasionalkan Februari 2017.
 

 
Dikatakan secara keseluruhan jumlah kios yang dibangun di Pasar Klewer sama seperti sebelum terbakar. Berjumlah 1.532 unit dan kios pedagang renteng 137 unit, dan 28 kios untuk pedagang Pasar Klewer timur.
 
Selain itu, membangun 765 los menampung pedagang pelataran, 55 los untuk pedagang kaki lima (PKL) Jl. Ashari, dan 20 los bagi PKL kemasan (pedagang jual beli dan reparasi emas), ada 18 variasi luasan kios di Pasar Klewer, yakni terkecil tiga meter persegi dan terbesar 36 meter persegi.
 
Baca: Pasar Klewer Bangkit
 
Selain pembangunan Klewer tahap II, Pemkot juga tengah menyiapkan rencana revitalisasi Pasar Klewer sisi timur. Tahapan pertama revitalisasi pasar timur dimulai dengan pembongkaran sejumlah kios.
 
"Mereka sementara ditempatkan di pasar darurat Klewer di Alun-alun Utara. Nanti pedagang akan ditempatkan di Pasar Klewer baru,"  katanya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif