Keluarga menunjukkan foto Martiah dan suaminya yang meninggal di Yogyakarta, MTVN - Iswahyudi
Keluarga menunjukkan foto Martiah dan suaminya yang meninggal di Yogyakarta, MTVN - Iswahyudi (Iswahyudi)

Lantaran Cinta Terlarang, Martiah Kehilangan Putri, Suami, serta Cucunya

penemuan jenazah
Iswahyudi • 15 April 2016 12:46
medcom.id, Kendal: Cinta tak melulu membawa kebahagiaan. Bagi Martiah, cinta membuatnya harus kehilangan suami, putri, berikut cucunya sekaligus.
 
Martiah berduka saat menghantar tiga orang yang ia cintai ke pemakaman umum Dusun Slento, Desa Kaliputih, Kecamatan Singorojo, Kendal, Jawa Tengah. Ia tak mampu menahan duka saat melihat tiga orang itu dimasukkan ke liang lahat, Kamis petang 15 April.
 
Kepala Dusun Slento, Nuryanto, menuturkan duka bermula dari cinta segitiga antara Martiah, 34; Satriyotomo, 38; dan Marina, 21. Martiah dan Satriyotomo merupakan pasangan suami istri yang baru menikah di 2014.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kehadiran Satriyotomo di rumah Martiah ternyata menimbulkan benih cinta di hati Marina. Marina merupakan anak Martiah dari suami sebelumnya.
 
Saat Martiah bekerja di Semarang, jalinan cinta terlarang pun dijalani Satriyotomo dan Marina. Keduanya beradu kasih hingga akhirnya Marina yang baru duduk di bangku SMA hamil. Marina lalu melahirkan putrinya, Velsia Cinta, 16 bulan lalu.
 
Warga Dusun Slento, kata Nuryanto, mengetahui cinta terlarang itu. Warga lalu meminta Satriyo angkat kaki dari kampung mereka. Warga menuduh Satriyo mencoreng nama baik kampung.
 
"Awalnya Satriyo enggan mengakui menghamili Marina. Warga meminta Satriyo melakukan tes DNA," kata Nuryanto.
 
Sehari sebelum tes DNA, Satriyo dan Marina meninggalkan desa. Mereka membawa serta Velsia keluar dari desa.
 
Warga, kata Nuryanto, merasa senang dan tenang. Mereka pun mulai melupakan Satriyo dan Marina.
 
Tapi pada Rabu 13 April, warga mendapat kabar penemuan mayat seorang perempuan dan balita di sebuah hotel di Pantai Parangtritis, Bantul, DI Yogyakarta. Dugaan sementara menyebutkan kedua mayat keracunan sebelum meninggal.
 
(Baca: Jasad Perempuan dan Balita Ditemukan di Sebuah Hotel di Parangtritis)
 
Lalu pada Kamis 14 April, polisi menemukan jenazah seorang pria mengapung di laut selatan. Di saku pakaian jenazah, polisi menemukan kunci kamar Hotel Widodo di Bantul. Penemuan jenazah pria itu berhubungan dengan mayat perempuan dan balita di Hotel Widodo.
 
"Dari keterangan saksi kami yang merupakan pemilik dan penjaga hotel ciri-ciri pria itu sama seperti pria yang masuk bersama wanita dan bayi. Kuncinya juga kunci hotel tempat sang wanita menginap," ujar Kapolsek Kretek Kompol Supardi di Yogyakarta, Kamis (15/4/2016).
 
(Baca: Jasad Pria di Laut Selatan Singkap Kematian Wanita dan Bayi di Hotel)
 
Setelah identifikasi, jenazah pria itu bernama Satriyo, suami Martiah. Lalu perempuan yang ditemukan di kamar hotel adalah Marina, putri Martiah. Sementara balita di dekat jenazah Marina yaitu Velsia.
 
Martiah tak berbicara banyak soal cinta terlarang putrinya dengan sang ayah tiri. Tapi Martiah ngotot untuk memakamkan ketiga orang itu di kampung halamannya, Dusun Slento.
 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif