Foto: Ribuan pengunjung memadati Taman Wisata Air Panas Guci, Tegal, Jawa Tengah/MTVN_Bambang Mujiono
Foto: Ribuan pengunjung memadati Taman Wisata Air Panas Guci, Tegal, Jawa Tengah/MTVN_Bambang Mujiono (Bambang Mujiono)

Ribuan Pengunjung Memadati Taman Wisata Air Panas Guci

objek wisata
Bambang Mujiono • 17 Mei 2015 12:00
medcom.id, Tegal: Ribuan warga memadati Taman Wisata Air Panas Guci Indah, Desa Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Pengunjung datang bersama keluarga ke Taman Wisata Air Panas Guci untuk menghabiskan libur panjang pekan ini.
 
"Lebih dari 6.000 orang dalam dua hari terakhir tercatat mendatangi obyek wisata air panas Guci pancuran 17," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pariwisata Kabupaten Tegal, Abdul Kharis, di Taman Wisata Air Panas Guci Indah, kepada Metrotvnews.com, Minggu (17/5/2015).
 
Para pengunjung mandi di Pancuran 17 Guci. Menurut mereka, mandi air panas dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pancuran 17 merupakan sumber mata air panas yang mengalir dari pegunungan Guci yang dipercaya warga bisa mennyembuhkan penyakit usai mandi di pancuran tersebut. Khususnya penyakit kulit dan penyakit tulang," ujar Kharis.
 
Pengelola Air Panas Guci mengaku dibanjiri pengunjung sejak Kamis lalu. Minggu ini merupakan puncak keramaian pengunjung yang ingin berlibur bersama keluarga. Pengunjung bahkan tiba di Taman Wisata Guci sejak pukul 05.00 WIB.
 
Pantauan Metrotvnews.com, sejak pagi pengunjung terus mendatangi Taman Wisata Guci. Sejumlah kendaraan bernomor polisi Jakarta dan Bandung pun ramai memenuhi parkir.
 
Salah seorang pengunjung, Asep Setiawan, 50, sengaja datang dari Cimahi ke Taman Wisata Air Panas Guci bersama keluarga.
 
"Ya. Saya datang jauh-jauh dari Cimahi, Jawa Barat, untuk membuktikan khasiat pancuran 17 sebagaimana yang diceritakan oleh kawan di daerah saya yang setiap dua pekan sekali datang ke sini. Saya ingin merasakan khasiat air pancuran Gunung Slamet ini,” kata Asep Setiawan.
 
Hal senada juga disampaikan Nunung Nurhayati, 50, warga Jalaksana, Kuningan, Jawa Barat. Pekerja di salah satu bank swasta di kabupaten Kuningan ini mengaku sering mengahbiskan libur di tempat pemandian ini.
 
"Kami biasanya datang dan menginap selama dua hari di obyek wisata ini. Untuk mendapatkan khasiat air pancuran 17. Alhamdulillah, sakit iritasi kulit pada badan saya berangsur sembuh setelah sering mandi di  pancuran sini," ujar Nunung.
 
Pancuran 17 memancurkan air panas di 17 titik di kaki Gunung Slamet. Air panas itu mengandung belerang yang terasa hangat dan dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(TTD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif