Seorang petani menunjukkan rumput laut yang gagal panen di Brebes, Metrotvnews.com/ Kuntoro Tayubi
Seorang petani menunjukkan rumput laut yang gagal panen di Brebes, Metrotvnews.com/ Kuntoro Tayubi (Kuntoro Tayubi)

Dampak Kemarau, Petani Rumput Laut Gagal Panen

kemarau
Kuntoro Tayubi • 04 Agustus 2015 12:16
medcom.id, Brebes: Puluhan petani rumput laut di Randusanga, Brebes, Jawa Tengah, mengalami gagal panen akibat musim kemarau yang panjang. Terik matahari saat kemarau mengakibatkan salinitas atau kadar garam tinggi sehingga tanaman rumput laut tidak tumbuh maksimal.
 
“Tanaman rumput laut yang biasanya tumbuh subur, kini banyak yang mati karena naiknya kadar garam air tambak akibat teriknya matahari,” kata Gunawan, petani rumput laut saat ditemu di pesisir pantai Randusanga Kulon, Brebes, Selasa (4/8/2105)
 
Naiknya salinitas atau kadar garam mengakibatkan pertumbuhan rumput laut terganggu karena banyak lumut klekap atau sejenis gulma yang menempel di rumput laut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Akibat tidak tumbuh maksimal, puluhan petani di wilayah tersebut merugi hingga jutaan rupiah. Tidak sedikit tambak rumput laut yang gagal panen sejak dua bulan terakhir.
 
“Harga rumput laut turun drastis dari harga Rp10 ribu per kilogram, sekarang menjadi Rp5 ribu per kilogram,” ujarnya.
 
Selain itu, setiap petak seluas setengah hektar biasa menghasilkan rumput satu ton untuk sekali panen, namun kali ini petani hanya mampu menghasilkan 3 hingga 5 kwintal per setengah hektar.
 
Wilayah pesisir Brebes  merupakan salah satu sentra budidaya rumput laut di Jawa Tengah. Petani berharap agar masalah ini tidak berkepanjangan, pemerintah diminta memperhatkan nasib mereka.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif