Situs purbakala kerajaan mataram kuno ditemukan di Pekalongan, Jawa Tengah. Foto-foto: Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi
Situs purbakala kerajaan mataram kuno ditemukan di Pekalongan, Jawa Tengah. Foto-foto: Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi (Kuntoro Tayubi)

Situs Mataram Kuno Ditemukan di Pekalongan

benda purbakala
Kuntoro Tayubi • 21 Oktober 2016 09:36
medcom.id, Pekalongan: Situs purbakala bangunan candi Hindu era Kerajaan Mataram Kuno pada abad ke-9 hingga ke-10 Masehi, ditemukan di Dukuh Bagol, Desa Lemahabang, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
 
Kades Lemahabang, Karnoto, menuturkan situs yang diperkirakan bangunan candi itu berada di atas lahan milik Sarwoto di Dukuh Bagol. Menurutnya, warga di desa itu sebenarnya sudah lama mengetahui keberadaan situs.
 
Namun, warga tidak tertarik lantaran yang nampak tersisa di situs itu hanya pondasi bangunan dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter. Tumpukan batu berbentuk pondasi itu pun tetap dibiarkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Warga sudah tahu sejak dulu dan tak tertarik karena hanya berbentuk pondasi, namun tetap dijaga. Batu-batu itu tidak dirusak atau diambil oleh masyarakat. Menurut profesor bernama Kusrin yang pernah datang ke sini, situs itu diduga candi abad ke-9," ujarnya, Jumat (21/10/2016).
 
Berjarak 200 meter dari situs juga ditemukan peninggalan kuno berupa yoni. Namun, untuk lingga-nya hingga saat ini belum ditemukan. Benda berbentuk yoni ini berada di tanah sawah kas desa.
 
"Di sekitar situs juga ditemukan benda kuno berupa Yoni berbentuk seperti guci. Benda ini sekarang disimpan di rumah Pak RT Cahyono," kata dia.
 
Situs Mataram Kuno Ditemukan di Pekalongan
Salah satu benda purbakala yang masih utuh
 
Temuan diduga candi ini menjadi perhatian Tim dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (PPAN). Kamis 13 Oktober lalu Tim PPAN menggali situs itu. Tim juga meneliti temuan teko keramik yang diperkirakan sudah ada sejak abad 13-14 Masehi atau dari Dinasti Sung.
 
Kabid Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Suwarno, mengatakan, tim peneliti dari PPAN menggali di dua titik, yakni di situs Sikit Gumoh di Desa Rejosari, Kecamatan Bojong, dilanjutkan ekskavasi di situs Bagol, Desa Lemahabang, Kecamatan Doro.
 
"Untuk di situs Bagol masih dalam proses penggalian, jadi keterangan lengkapnya belum bisa diketahui," katanya.
 
Di situs Sikit Gumoh, tim menindaklanjuti temuan sebuah keramik kecil yang diduga peninggalan abad ketujuh hingga delapan Masehi.
 
"Barangnya (keramik kuno) sekarang disimpan Pak Lurah. Ini sebenarnya penemuan sudah lama. Namun, arkeolog ingin menggali lagi, barangkali ada benda yang lain. Setelah digali ditemukan pecahan-pecahan keramik kuno juga di Bojong. Tim selanjutnya menggali di Lemahabang hingga sekarang belum selesai," kata Suwarno.
 

(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif