Di lantai semi-basement, ia mengecek beberapa kios pedagang. Kemudian Rudy meninjau lantai basement dan naik ke lantai dua menggunakan lift. “Sekalian menguji apakah lift-nya sudah bagus,” ungkap Rudy saat ditemui di Pasar Klewer, Senin, 17 April 2017.
Di lantai dua, Rudy mendapati kurang lebih 12 etalase pedagang pelataran yang terganggu panas matahari. Ia pun meminta 12 etalase tersebut dipindahkan ke sisi timur. “Kasihan, jangan sampai pedagang kepanasan saat berjualan,” jelas Rudy.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Ia juga menginginkan pemasangan paranet di bagian atap untuk mereduksi panas matahari yang masuk. “Enggak ada salahnya kalau dikasih paranet,” imbuh dia. Rudy menambahkan, Pasar Klewer siap diresmikan pekan ini.
Sedangkan mengenai keluhan pedagang terkait sempitnya kios lantaran menabrak pilar, Wali Kota mengatakan pedagang Pasar Klewer harus memaklumi hal tersebut. “Bangunan ini kan memang dibuat kuat dan tahan hingga minimal 50 tahun. Jadi memang konstruksi pilarnya harus seperti ini,” kata dia. Lagipula, imbuhnya, pedagang menempati kios secara gratis.
Beberapa kios pedagang memang terkena pilar. Seperempat hingga setengah bagian pilar sebesar 60x60 sentimeter tersebut beberapa di antaranya mengenai kios. “Sebenarnya pilar itu bisa dimanfaatkan untuk etalase, tempat menggantung dagangan,” ujarnya.
Menurutnya, bangunan Pasar Klewer saat ini jauh lebih baik dibanding sebelum terbakar pada akhir 2014 lalu. “Misalnya dari sirkulasi udara dan akses jalan untuk pembeli, lebih baik dibanding sebelumnya,” tutur Rudy.
Pasar Klewer yang pembangunannya menelan anggaran hampir Rp200 miliar tersebut rencananya akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada 21 April 2017. Saat ini pedagang tengah memindahkan dagangan dari pasar darurat sebelum Pasar Klewer diresmikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
