Situasi Uji coba Malioboro Bebas Kendaraan tahap pertama. Medcom.id/Patricia Vicka
Situasi Uji coba Malioboro Bebas Kendaraan tahap pertama. Medcom.id/Patricia Vicka (Patricia Vicka)

Malioboro Bebas Kendaran Terus Dievaluasi

yogyakarta
Patricia Vicka • 06 Juli 2019 11:51
Yogyakarta: Uji coba Malioboro bebas kendaraan tahap kedua akan berlangsung pada Selasa Wage 23 Juli 2019. Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta akan menambah personil dan rambu lalu lintas saat uji coba berlangsung.
 
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub DIY Munarta menjelaskan, petugas tambahan disiapkan untuk mengurai kemacetan. Mereka disebar untuk mengarahkan kendaraan sesuai rekayasa lalu lintas yang diterapkan.
 
"Personil tambahan juga akan ditugaskan untuk patroli keliling kawasan Malioboro. Kalau ada titik yang padat, langsung diuraikan,” kata Munarta di Yogyakarta seperti ditulis Sabtu 6 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rambu petunjuk jalan turut akan diperbanyak guna membantu pengedara melintas kawasan legendaris ini. Pihaknya akan membentuk posko koordinasi dinas terkait untuk mencari solusi jika kemacetan terjadi.
 
Rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Malioboro tidak berubah saat uji coba tahap kedua berlangsung. Munarta menegaskan masih ada beberapa penggal jalan Malioboro yang bisa dilewati kendaraan.
 
“Rekayasa Lalu lintas masih sama seperti kemarin. Memang tidak bisa penuh bebas kendaraan dari teteg hingga tiitk nol km,” katanya.
 
Penerapan Malioboro bebas kendaraan dilakukan guna mewujudkan Malioboro sebagai kawasan semi pedestrian. Pemda DIY mengeluarkan kebijakan ini guna mengembalikan 'roh' Malioboro sebagai ruang sosial untuk berkumpul warga.
 
Namun, Munarta menegaskan rencana Malioboro bebas kendaraan tidak akan diterapkan tahun 2019. Pemda DIY dan Pemerintah Kota Yogyakarta perlu melakukan uji coba beberapa kali.
 

 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif