Jenazah korban tiba di rumah duka, ibu korban menangis histeris. Foto: Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi
Jenazah korban tiba di rumah duka, ibu korban menangis histeris. Foto: Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi (Kuntoro Tayubi)

Korban Metromini Asal Tegal Tulang Punggung Keluarga

kecelakaan kereta api
Kuntoro Tayubi • 07 Desember 2015 19:52
medcom.id, Tegal: Jenazah Sochibi bin Kasno, 21, salah satu korban tewas tabrakan Metromini dengan Kereta Rel listrik (KRL) di Jakarta, Senin, 7 Desember sore, tiba di rumah duka di Tegal, Jawa Tengah. Kedatangan jenazah disambut tangis histeris ibu dan adik korban. Korban merupakan tulang punggung keluarga untuk mencari nafkah.
 
Jenazah Sochibi dibawa ambulans ke rumah duka di Desa Srengseng, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal. Sochibi adalah satu dari 18 korban tewas akibat tabrakan bus metromini dan KRL di Jakarta.
 
Ibu korban, Siti Khodijah, bahkan tak henti-hentinya menangisi kepergian anak sulungnya. Sejak tiga tahun lalu setelah lulus SMA, Sochibi berkerja di Jakarta untuk menafkahi dan membiayai adiknya sekolah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Saat kejadian korban hendak menuju tempat kerjanya di Megamall Pluit, namun nahas menimpanya saat bus metromini yang ditumpangi ditabrak KRL di perlintasan Muara Angke, Jakarta Barat, Minggu pagi,” kata Suwarge, paman korban. 
 
Korban tewas seketika dengan luka di kepala. Usai dimandikan dan disalatkan di rumah duka, jenazah korban dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Srengseng, Kecamatan Pagerbarang. Ratusan warga ikut melayat dan mengantarkan korban ke peristirahatan terakhir.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif