Bupati Rembang dan ribuan warga membubuhkan tanda tangan mendukung pengoperasian pabrik Semen Indonesia, MI- Achmad Sapuan
Bupati Rembang dan ribuan warga membubuhkan tanda tangan mendukung pengoperasian pabrik Semen Indonesia, MI- Achmad Sapuan (Antara)

Anggota DPR RI Temui Warga di Sekitar Pabrik Semen di Rembang

semen indonesia
Antara • 13 April 2017 20:30
medcom.id, Rembang: Rombongan Komisi IV DPR RI mendatangi pabrik Semen Indonesia di Rembang, Jawa Tengah, Kamis 13 April 2017. Kedatangan rombongan mendapat sambutan dari warga yang mendukung pengoperasian pabrik semen di Rembang.
 
Edhy Prabowo, Ketua Komisi IV DPR RI, memimpin kedatangan rombongan. Edhy langsung menemui warga dan mengajak mereka beraudiensi dengan Direktur Utama PT Semen Indonesia.
 
"Kami masuk ke sini, ingin mencari tahu situasi dan kondisi yang terjadi agar diperoleh gambaran secara menyeluruh mengenai soal pabrik semen ini," kata Edhy.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menegaskan kunjungan mereka itu sebagai bentuk keseriusan legislatif terkait pembangunan pabrik Semen Indonesia. Ia menilai pengoperasian pabrik itu penting. Indikatornya yaitu antusiasme warga dengan kedatangan DPR RI.
 
Edhy mengaku polemik pabrik semen mencuat menjadi isu nasional sebagai ulah sekelompok orang. Lantaran itu, lanjut Edhy, kedatangan DPR RI untuk melihat lebih jelas soal alasan sekelompok orang menolak Semen Indonesia.
 
"Secara garis besar kami sudah memahami, tetapi kami ke sini untuk mengetahui langsung," katanya.
 
Saat ini, ujar Edhy, tahapan pabrik semen sudah memasuki hasil Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
 
"Di sini ada dari KLHK dan Kementerian Pertanian yang akan menjalankan. Kami dari DPR meninjau dari sisi aturan apakah sudah mengikuti atau tidak. Siapa yang paling banyak diuntungkan, masyarakat atau bukan?," tegasnya.
 
Yang jelas, kata Edhy, pembangunan secara menyeluruh dilakukan untuk kepentingan masyarakat. Jadi, tidak ada pihak yang boleh menghambat pembangunan untuk kepentingan masyarakat.
 
Sementara itu, para perwakilan warga sekitar pabrik semen berharap industri milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu segera beroperasi. Sehingga masyarakat pun dapat menikmati manfaatnya lebih cepat.
 
"Selama ini, minat anak-anak sekitar untuk melanjutkan pendidikan dari SMP ke SMA sangat sedikit, tetapi begitu pabrik semen dibangun banyak yang ingin melanjutkan," kata Kepala Desa Kadiwono, Ahmad Ridwan.
 
Harapannya, kata dia, mereka setelah lulus bisa diterima bekerja di pabrik semen. Apalagi selama ini sudah banyak warga yang ditarik bekerja, belum  termasuk kemajuan ekonomi warga sejak pabrik dibangun.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif