Fosil tulang rahang kerbau purba di Brebes. Foto: Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi
Fosil tulang rahang kerbau purba di Brebes. Foto: Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi (Kuntoro Tayubi)

Fosil Kerbau Purba Ditemukan Penggali Sumur di Brebes

benda purbakala
Kuntoro Tayubi • 21 September 2015 23:03
medcom.id, Brebes: Tulang rahang atas yang diduga kerbau purba ditemukan di Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Fosil purba tersebut ditemukan di kedalaman 15 meter oleh seorang penggali sumur.
 
"Tulang rahang tersebut merupakan titipan dari rekannya yang berasal dari Desa Pakijangan," kata Wasykuri yang juga guru sejarah di SMA Negeri Jatibarang, Brebes, Senin (21/9/2015), di Brebes.
 
Wasykuri mengatakan, penemuan tulang rahang atas kerbau dilakukan tidak sengaja ketika menggali sumur untuk mengatasi kekeringan. Pada kedalaman 15 meter, penggali sumur menemukan bongkahan tulang rahang yang diduga kerbau purba.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Saat menemukan bongkahan tulang, proses penggalian sumur dihentikan sementara agar tidak merusak tulang lainnya, karena diduga masih ada di dalam sumur” tutur Wasykuri. 
 
Ia berharap Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga (Disparbudpora) menindaklanjuti penemuan ini. Temuan ini dinilai bisa menguak peradaban prasejarah di Kabupaten Brebes.
 
Kepala Seksi Sejarah dan Purbakala Disparbudpora Kabupaten Brebes, Wijanarto, mengapresiasi temuan ini. “Pertama, kami akan meninjau ke lapangan. Kedua, kami menyampaikan informasi kepada Balai Arkeologi Yogyakarta guna ditindaklanjuti," ujar Wijanarto.
 
Lebih lanjut Wijanarto menyampaikan penemuan di Pakijangan akan melengkapi jejak peradaban praklasik di Kabupaten Brebes, selain di wilayah Bumiayu Tonjong yang sudah disampaikan sebelumnya kepada Balai Arkeologi.
 
Ketika ditanyakan berapa persisnya usia temuan fosil rahang tersebut, Wijanarto belum mengetahui. “Yang jelas, jika dibandingkan dengan tulang rahang kerbau sekarang sangat berbeda. Struktur giginya yang lebih besar dan lebih panjang dengan perkiraan panjang 50 sentimeter,” tutur Wijanarto. 
 
Dari pengamatan, fosil tersebut memiliki tiga gigi utuh dan empat sudah hancur. Moncong rahang atas dalam kondisi retak. Ketebalan fosil tersebut diperkirakan tiga sentimeter. Fosil rahang ini menambah koleksi kekayaan benda cagar budaya pada periode prasejarah. 
 
Sebelumnya, warga di Kecamatan Tonjong dan Bumiayu juga menemukan fosil purba berupa serpihan tulang yang diduga gajah purba. Warga menyebutnya sebagai fosil buton (Bumiayu Tonjong).
 
Tulang rahang tersebut saat ini sudah diserahkan ke Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Brebes.
 

(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif