Budayawan Solo, KPA Winarnokusumo. Foto: metrotvnews.com/Pythag Kurniati
Budayawan Solo, KPA Winarnokusumo. Foto: metrotvnews.com/Pythag Kurniati (Pythag Kurniati)

Kenapa Paningset Penting? Ini Kata Budayawan

jokowi mantu
Pythag Kurniati • 10 Juni 2015 20:17
medcom.id, Solo: Sebelum ijab kabul, masyarakat Jawa mengenal adanya prosesi seserahan. Pada saat inilah pengantin putra dan keluarganya mengantar rupa-rupa barang ke rumah pengantin putri. Barang-barang tersebut merupakan peningset atau simbol pengikat.
 
Budayawan Solo, KPA Winarnokusumo, menjelaskan mengenai makna pentingnya paningset. "Calon manten lelaki datang  membawa paningset. Paningset itu berarti sudah dilamar. Dan disingseti, artinya diikat," ujarnya, di Solo, Rabu (10/6/2015).
 
Menurutnya, paningset dibagi menjadi tiga. Pertama, bakuning paningset. Yang termasuk bakuning paningset adalah stagen, pakaian inti wanita, dan cincin bulat polos tanpa mata.
"Mengapa harus polos, sebab cinta itu harus tulus. Cincin sebagai pralambang ikatan yang tanpa putus," jelas Winarnokusumo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Unsur kedua adalah abon-abon seperti ageman (pakaian).  Sedangkan yang ketiga adalah pangiring. Pangiring ini terdiri dari hasil-hasil bumi.
 
Peningset diserahkan ke rumah mempelai wanita sebelum ikrar suci yang menjadikan mereka sah sebagai suami istri.
 
 

(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi