Suasana di lokasi pemakaman Sutopo Purwo Nugroho, di TPU Sonoluyu, Boyolali, Jateng. (MI/Widjajadi)
Suasana di lokasi pemakaman Sutopo Purwo Nugroho, di TPU Sonoluyu, Boyolali, Jateng. (MI/Widjajadi) (Widjajadi)

Tangis Haru Iringi Perjalanan Sutopo ke Peristirahatan Terakhir

obituari
Widjajadi • 08 Juli 2019 11:53
Boyolali: Ribuan pelayat ikut mengantarkan jenazah Sutopo Purwo Nugroho ke pemakaman umum Sonolayu, Boyolali, Jawa Tengah, Senin, 8 Juli 2019, pagi. Tangis haru istri, anak, serta para sahabat mewarnai perjalanan sang pejuang kemanusiaan menuju ke tempat peristirahatan terakhir.
 
Banyak pelayat memilih jalan kaki menuju TPU Sonolalyu yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah duka di Jalan Jambu, Kampung Surodadi, RT 7, RW 9, Kelurahan Siswodipuran. Di lokasi pemakaman, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sudah menunggu.
 
Prosesi pemberangkatan dan pemakaman jenazah Kepala Pusat Data Informasi Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dipimpin langsung oleh Kepala BNPB Doni Monardo. Doni menegaskan, Sutopo sebagai Pahlawan Kemanusiaan di negeri ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita semua sangat kehilangan Pak Topo. Almarhum merupakan pahlawan kemanusiaan," ungkap Monardo dihadapan para pelayat.
 
Mantan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ini menilai, almarhum Sutopo merupakan sosok aparatur sipil negara (ASN) yang tangguh, bekerja tanpa pamrih dan ikhlas sepenuh hati.
 
Semasa hidupnya, suami Retno Utami Yulianingsih itu menjadi sosok penting dalam BNPB. Sutopo mempu menyampaikan pesan bidang kebencanaan dengan sangat baik.
 
Baca: Kepala BNPB: Sutopo Pengabdi Negara Berkemauan Keras
 
Almarhum yang merupakan bapak dua putera ini, dalam pengabdiannya tampil sebagai sosok humanis dengan siapa pun. Di mana pun ada bencana, almarhum Sutopo dengan cepat mengumpulkan informasi kemudian menyusun sebagai pelaporan yang mudah dimengerti masyarakat dan pejabat.
 
Bahkan, almarhum dengan cepat memberikan analisa atas kebencanaan yang muncul. Sehingga memudahkan pelaksanaan kedaruratan petugas di lapangan.
 
Bagi Suwarsono, sang ayah, Sutopo merupakan anak yang sangat komunikatif dan humanis. Sutopo pun disebut gemar membaca sejak anak-anak.
 
"Ia kutu buku dan banyak pengetahuan, yang memudahkan dirinya dalam bekerja," tutur Suwarsono. 
 
Baca: Ganjar Mengenang Pernah Diejek Sutopo
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif