Ia adalah pemilik Gudeg Yu Yam yang memiliki warung di selokan Mataram Jalan Magelang KM 5. Ia biasa membuka usaha makanan khas Yogyakarta ini dari pukul 00.00-06.00 WIB.
Pelanggannya bukan hanya warga Yogyakarta, tapi juga selebritis ibu kota. Ini terlihat di akun Instagram @gudegyuyam. Aris kerap berfoto di depan warung jualannya dengan beberapa artis seperti Eno Netral, Vicky Nitinegoro, Dimas Andrean, dan sejumlah personel band terkenal.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Langganannya memang banyak dari kalangan artis. Mereka kalau sedang manggung di Yogyakarta sering mampir ke warung bu Aris," tutur Ida, kakak korban kepada Metrotvnews.com di rumah duka, di Jalan Cempaka CTX/24 Sleman, Jumat (2/10/2015).
Keramahan dan keluwesan Aris dalam bergaul membuat gudeg jualannya dikenal pelanggan. "Orangnya ramah, baik, dan care. Sama karyawannya juga baik dan suka berbagi," tutur Ida.
Namun, kini semua tinggal kenangan. Aris bersama suaminya Yamilik, 48, tewas ditabrak Pajero putih bernomor polisi AB 888 V pada Kamis 1 Oktober pagi saat hendak pulang ke rumah.
Kini usaha keduanya yang sudah dirintis belasan tahun akan diteruskan anak tertua korban, Ni Mas Sekar Hutami Asmoroningtyas atau Yayas (22), dibantu keluarga besar.
"Saya harus meneruskan usaha ibu karena ada banyak keluarga yang menggantungkan hidupnya di usaha ini. Ibu punya lima karyawan. Belum lagi ditambah pemasok bahan baku lainnya. Nanti pelan-pelan akan dibantu sama keluarga," kata mahasiswi Farmasi Universitas Islam Indonesia itu.
Ia bercerita sang ibu sudah mengajarkan kemandirian dan manajemen usaha sejak kecil kepada dirinya dan adik-adiknya.
"Saya dan adik sudah sering diajak membantu berjualan dari kecil. Pernah suatu waktu ibu masuk rumah sakit dan kami yang menggantikan sementara operasional. Dan usaha pun tetap berjalan seperti biasa," kata dia.
Ia dan keluarga besar sudah ikhlas melepas kepergian kedua orang tuanya yang mendadak. "Saya sudah ikhlas biar bapak dan ibu tenang di sana. Bu de (tante) juga sudah menghibur dan mengatakan tidak perlu khawatir soal masa depan. Allah pasti akan merawat kami," kata dia.
Jenazah kedua korban telah dimakamkan di pemakaman keluarga di Sanggrahan Condong Catur, Sleman, Yogyakarta, Kamis, 1 Oktober.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(UWA)
