Kirab kerajinan rotan di Desa Trangsan, Gatak, Sukoharjo, MTVN - Pythag Kurniati
Kirab kerajinan rotan di Desa Trangsan, Gatak, Sukoharjo, MTVN - Pythag Kurniati (Pythag Kurniati)

Kirab Kerajinan Rotan Digelar di Sukoharjo

kerajinan
Pythag Kurniati • 24 April 2017 18:50
medcom.id, Sukoharjo: Desa Trangsan yang terletak di Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Timur, menjadi salah satu sentra kerajinan rotan terbesar di Indonesia. Sejumlah produk -produk rotan kerajinan Desa Trangsan pun dikirab dalam gelaran Grebeg Penjalin 2017, Senin 24 April 2017.
 
Kirab diikuti oleh 192 pengrajin rotak dari desa itu. Warga juga mengkirab lima gunungan rotan berisi produk kerajinan tangan seperti keranjang. Kirab dilakukan dengan jarak kurang lebih 2 Km.
 
Ketua Panitia Grebeg Penjalin 2017 Suryanto menjelaskan, selain kirab, puluhan pengrajin rotan berpartisipasi memamerkan produk unggulan mebel rotan selama satu minggu, mulai tanggal 24 April 2017 hingga 29 April 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Dalam kesempatan ini diresmikan pula gedung showroom untuk memamerkan produk rotan para perajin di desa ini,” kata Suryanto.
 
Kirab Kerajinan Rotan Digelar di Sukoharjo
(Kerajinan rotan di Desa Trangsan, Gatak, Sukoharjo, MTVN - Pythag)
 
Suryanto menuturkan, sentra kerajinan rotan di Desa Trangsan dimulai sejak ratusan tahun yang lalu. Sedangkan kejayaan sentra kerajinan Desa Trangsan berkisar antara tahun 1998 hingga 2007. Produk kerajinan rotan Desa Trangsan bahkan telah diekspor ke beberapa negara di Benua Amerika, Asia dan Eropa.
 
“Pada saat itu perajin di desa kami mencapai 400-an orang. Namun pada tahun 2008 mulai meredup lantaran adanya hantaman krisis yang dipengaruhi kondisi perekonomian dunia,” papar dia.
 
Saat ini, lanjutnya, jumlah perajin di Desa Trangsan sebanyak 192 perajin. “Saat ini pun kami mulai bangkit kembali. Kami juga memperluas sasaran pasar domestik,” kata dia.
 
Sekretraris Daerah Kabupaten Sukoharjo Agus Santosa menambahkan, pemerintah telah mengawali kerja sama pengadaan bahan baku bagi kerajinan rotan Desa Trangsan. Kerja sama dilakukan dengan Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, sebagai daerah penghasil bahan baku.
 
“Karena Jawa ini memang sulit mencari bahan baku rotan. Kebanyakan bahan baku disini mengambil dari Kalimantan, Sulawesi dan Sumatra,” jelas dia.
 
Pemerintah Kabupaten Sukoharjo pun telah menetapkan Desa Trangsan sebagai desa wisata dengan menawarkan berbagai paket-paket wisata edukasi kerajinan rotan. 
“Infrastruktur juga terus kami lakukan pembenahan. Agar sentra kerajinan rotan Desa Trangsan kembali berjaya seperti dahulu,” tutupnya. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif