PPDB di SMA 7 Solo. Foto: Medcom.id
PPDB di SMA 7 Solo. Foto: Medcom.id (Pythag Kurniati)

Wali Murid Protes Terlempar ke Sekolah yang Lebih Jauh

PPDB 2019
Pythag Kurniati • 01 Juli 2019 17:00
Solo: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mendapatkan protes, pada hari pertama pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK. Karena tidak meratanya lokasi sekolah.
 
Komplain salah satunya dikatakan oleh orang tua pendaftar SMAN 7 Solo, Yati. Nama anaknya, Raja Mahendra, sudah tidak tercantum lagi di jurnal online SMAN 7 Solo.
 
"Tadi pagi sudah terlempar ke SMAN 1 Mojolaban Sukoharjo," kata Yati, Senin, 1 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yati menerangkan, SMAN 1 Mojolaban berjarak lebih dari tujuh kilometer dari rumahnya, di Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah. Sementara, jarak rumahnya dengan SMAN 7 Solo hanya sekitar empat kilometer. 
 
"Dari jurnal online, jarak terjauh yang diterima SMAN 7 Solo sekitar 1,4 kilometer. Ini saya cek lagi malah sudah hilang dari SMAN 1 Mojolaban. Bingung mau sekolah mana, karena tidak ada SMA negeri di dekat rumah," terang dia.
 
Teman Raja, Alexander Imanuel, sedikit lebih beruntung. Meski sama-sama warga Grogol dan terlempar dari SMAN 7 Solo, namanya masih terlihat di SMAN 1 Mojolaban.
 
"Tapi ya bisa saja terlempar. Kan pendaftaran masih sampai 5 Juli," kata Alex. 
 
Ketua PPDB SMAN 7 Solo, Reni Ernawati, mengaku tidak dapat melakukan tindakan lebih jauh. Sebab seluruh proses sudah diatur oleh Pemprov Jateng dengan sistem online.
 
"Kalau kami hanya melaksanakan tugas saja. Semua sudah diatur dalam sistem," pungkasnya.
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif