Staf Kemenlu bernama Sadri tak datang sendirian. Perwakilan BNP2TKI dan Pemerintah Kabupaten Brebes turut mendatangi rumah Medi Tarsim, sekira pukul 16.00 WIB, Kamis 16 April. Pertemuan berlangsung kurang lebih sejam.
Setelah mendapat kabar dari staf Kemenlu, Medi bungkam. Ia tak mampu berbicara sepatah kata pun. Ia pasrah dengan nasib yang menimpa tenaga kerja wanita (TKW) tersebut. Sementara kerabat yang lain menangis histeris.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Pada dasarnya, mereka mengaku pasrah dan menerima nasib yang menimpa Karni," kata Kepala Desa Karangjunti, Zaenab, kepada metrotvnews.com mewakili keluarga Medi.
Karni dieksekusi pada 16 April waktu Arab Saudi. Ia dijatuhi hukuman mati karena terbukti bersalah membunuh anak majikannya di Kota Yanbu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
