"Kami sudah turunkan tambahan pasokan yang 10 persen. Yang ekstra droping Kamis besok, sebab kebutuhan elpiji 3 kg ternyata terus meningkat. Selain untuk kebutuhan pesta hajat, elpiji subsidi ini juga dipakai para petani untuk mesin pompa untuk mengairi sawah akibat kekeringan,” kata Sales Executive LPG Pertamina Rayon III, Hanggowo Wicaksono, Selasa (4/8/2015).
Pertamina, kata Hanggowo, tak akan membiarkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) mengalami kekosongan persediaan elpiji 3 Kg maupun 12 Kg.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Kami juga akan droping ke minimarket agar harga konsumi ke masyarakat tetap Rp15.500 per tabung,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Brebes menambah pasokan elpiji ukuran 3 Kg pada Agustus 2015. Penambahan kuota untuk memenuhi permintaan masyarakat setelah Lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
