Selama ini Adha tinggal berpindah-pindah mengontrak rumah. Belum lagi mereka juga sempat menghadapi beberapa penolakan dari masyarakat.
Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kemensos, Sonny W. Manalu menjelaskan pembangunan selter bagi Adha menggandeng PT Lottemart Indonesia. "Akan dibangun dengan menggunakan dana CSR-nya," kata Sonny.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Pembangunan selter Adha menindaklanjuti usulan Wali Kota Solo kepada Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Jurug akan dibidik menjadi lokasi pembangunan selter.
Sekretaris Daerah (Sekda) Solo Budi Yulistianto mengatakan ada kurang lebih dua ribu meter persegi lahan di TMP berstatus Hak Pakai (HP) Pemkot.
"Bisa saja nanti digunakan sebagian untuk Adha," jelas dia.
Store General Manager Lottemart The Park Mall Solo Baru Siti Partimah menegaskan PT. Lottemart menyiapkan Rp400-600 juta untuk pembangunan fisik selter. "Sedangkan fasilitas dan operasional akan dikerjakan oleh Pemkot dan Kemensos," kata dia.
Pengurus LSM Lentera yang menangani Adha, Yunus mengungkapkan belum mendapat pemberitahuan resmi mengenai rencana pembangunan tersebut. "Jadi kami belum tahu apakah sistemnya dipinjamkan atau hibah. Belum ada pembicaraan," ungkap Yunus.
Saat ini LSM Lentera menangani 12 Adha, berusia 2-12 tahun. Mereka tinggal di rumah kontrakan seluas 80 meter persegi di kawasan Laweyan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
