Mereka tetap akan berangkat ke Ibu Kota untuk ikut aksi pada 2 Desember. Ribuan orang tersebut terdiri dari Forum Komunikasi Aktivis Masjid (FKAM), Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS), Jamaah Ansharus Syariah (JAS), Hisbullah Sunan Bonang, FUI Karanganyar, Pondok Pesantren Almukmin Ngruki dan lain sebagainya.
Baca: 1.720 Personel Siaga di Simpul Solo-Jakarta
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Humas Aksi, Endo Sudarsono mengungkapkan peserta akan diberangkatkan dari Kantor DSKS Solo di Bratan RT 01 RW 05 Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah.
Setidaknya, 25 bus berkapasitas masing-masing 50 orang telah terkonfirmasi akan berangkat menuju Jakarta.
“Rencananya kami akan berangkat pada 1 Desember pukul 12.00 WIB,” ungkap Endro, Selasa (29/11/2016).
Tak hanya itu, Endro mengutarakan kemungkinan adanya massa dari Solo yang bergerak menuju Jakarta dengan mengendarai sepeda motor.
Endro menekankan DSKS akan tetap berangkat menuju Jakarta dan bergabung dengan ribuan umat muslim lainnya meski personel pengamanan melakukan penyekatan di beberapa lokasi. “Kami akan tetap berangkat,” imbuh dia.
Baca: Pemalang jadi Titik Cegat Massa ke Jakarta
Aksi damai 2 Desember, lanjutnya, mengawal tuntutan menindaklanjuti aksi sebelumnya pada 4 November 2016. DSKS menyatakan dukungan pendapat dan sikap MUI bahwa Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama telah melakukan penistaan agama.
“Kami juga meminta Kapolri menahan Ahok serta meminta DPR RI dan Komnas HAM untuk melakukan evaluasi kritis dan kontrol terhadap presiden, polri, dan Jaksa Agung terkait proses hukum Ahok,” urai dia.
Selain ribuan orang dari Kota Solo dan sekitarnya yang dipastikan bergerak menuju Jakarta, Endro mengungkapkan akan digelar aksi di Kota Solo tepat pada 2 Desember 2016. “Minimal di Solo seperti aksi kemarin (4 November), jumlahnya ribuan,” ujarnya.
Sedangkan Kapolres Kota Solo Kombes Ahmad Luthfi mengimbau masyarakat Solo untuk menyuarakan aspirasi di daerah masing-masing. Hal tersebut sesuai dengan Maklumat Kapolda Jawa Tengah bernomor Mak/01/XI/2016 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum.
“Untuk pengamanan dan penyekatan kami terjunkan 1.720 personel gabungan. Mereka akan menjaga simpul-simpul Solo-Jakarta yang dipastikan dilalui massa yang bergerak menuju Jakarta,” kata dia.
Baca: GNPF MUI Sepakati Aksi 2 Desember Hanya Gelar Sajadah
Kapolres menyatakan akan meminta masyarakat kembali ke daerah masig-masing jika kedapatan melakukan perjalanan ke Jakarta untuk mengikuti aksi 2 Desember.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
