Salah satu gebrakan pria yang juga berprofesi sebagai dalang ini adalah pernah melatih para PNS di kuburan. Kuburan sengaja ia pilih sebagai tempat pelatihan agar seluruh PNS ingat dengan amanah rakyat dan di mana ia akan kembali pada Tuhan.
"Orang beruntung adalah orang yang ingat mati, karena mati itu hukum alam. Maka semua pemimpin dan pejabat harus ingat bahwa mereka akan mati," ujar Ki Enthus dalam Mata Najwa di Universitas Negri Yogyakarta, Kamis (21/5/2015)
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Tujuannya,lanjut ia agar para pejabat mengerjakan tugas yang diberikan sebaik-baiknya karena semua yang ada didunia tidak akan dibawa saat mati. "Saya latih mereka di kuburan supaya mereka menyambut amanah sambil lihat kuburan," kata Ki Enthus.
Selain itu ia pernah melantik PNS di dalam penjara."Biar mereka ingat kalau mereka kerja ga betul, akhirnya akan di penjara," gurau pria yang mengenakan baju dalang ini disambut gelak tawa 8000-an mahasiswa Yogyakarta yang memadati GOR UNY ini.
Namun ia berpesan pada seluruh penonton agar berani beda. "Berkreasilah tiap hari agar tercipta inovasi. Berbeda itu tidak harus memotong norma atau melawan orang tua. Tapi beda yang bisa bermanfaat bagi orang banyak," tegasnya.
Mata Najwa on Stage di UNY diselenggarakan dalam rangka hari Kebangkitan Nasional. Tema yang diusung adalah Dari Jogja Berani Tampil Beda bertujuan untuk mendorong anak muda untuk berani berbeda.
Mata Najwa on Stage di UNY ini adalah yang ketiga untuk tahun ini. Seperti kegiatan sama sebelumnya di Sabuga ITB, Bandung dan Balairung Universitas Indonesia, Depok, Mata Najwa on Stage kali ini tetap didukung penuh oleh Mogu-Mogu, You Gotta Chew!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(LHE)
