Dari razia itu, polisi mengamankan dua orang penjual miras secara sembunyi-sembunyi. Mereka yakni Eko Haryanto (37) dan Tatik Suprapti (53). Keduanya diamankan lantaran kedapatan menyimpan miras jenis bir dan anggur yang hendak dijual.
"Ini adalah upaya pengamanan kita menjelang Natal dan tahun baru. Kita ingin pastikan tidak ada miras yang beredar," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Yogyakarta, Kompol Heru Muslimin, Selasa (22/12).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Dari razia itu, polisi menyita 3 botol bir, 2 anggur hitam, 3 anggur merah dari Eko. Sementara, dari tangan Tatik, polisi menyita 7 botol bir dan dua botol anggur. Menurut Heru, kedua orang tersebut sudah sering terjaring razia kepolisian. "Tapi masih juga membandel," ucapnya.
Heru menambahkan, polisi akan terus melakukan razia pekat saban malam menjelang perayaan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016. Menurut dia, razia itu untuk menjamin keamanan wisatawan saat menikmati liburan.
Pantauan Metrotvnews.com, sejumlah ruas jalan di Yogyakarta sudah mulai dipadati kendaraan para wisatawan dari luar daerah. Kepadatan tak hanya terjadi di dalam kota, namun juga di ruas jalan perbatasan.
"Tiap malam kami akan razia sampai selesai tahun baru. Pada intinya kita ingin kondisi saat liburan Natal dan Tahun Baru ini kondusif," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(MEL)
