Masyarakat memadati Masjid Agung Baitul Makmur Kabupaten Jepara. Foto: Metrotvnews.com/Rhobi Shani
Masyarakat memadati Masjid Agung Baitul Makmur Kabupaten Jepara. Foto: Metrotvnews.com/Rhobi Shani (Iswahyudi, Rhobi Shani)

Hanya 55 Warga Jepara yang Ikut Aksi Bela Islam III

unjuk rasa
Iswahyudi, Rhobi Shani • 02 Desember 2016 14:28
medcom.id, Jepara: Aksi Bela Islam III atau Super Damai tak nampak di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dari pagi hingga tiba waktu salat Jumat, ruas jalan di Jepara normal. Tidak ada pula pergerakan orang ke Jakarta.
 
Salat Jumat di Jepara, berlangsung normal seperti Jumat-Jumat sebelumnya, seperti tampak di Masjid Agung Baitul Makmur, Masjid Muhammadiyah At-Taqwa, dan Masjid Simpang Ruwet. 
 
Masjid Polres Jepara juga ramai. Kapolres Jepara AKBP Samsu Arifin memastikan, tak ada massa yang turun ke jalan. Apalagi, pergi untuk mengikuti aksi di Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, hanya ada 55 warga Jepara yang berangkat ke Jakarta. Mereka simpatisan, bukan perwakilan ormas maupun lembaga. Sebanyak 22 orang berangkat pakai kendaraan pribadi, sisanya naik bus.
 
Miftahul Arifin, pemuda dari Madura, Jawa Timur, yang sudah lama tinggal di Jepara, mengaku, tak perlu membela Islam sampai Jakarta. Berdoa bisa dilakukan di mana saja.
 
“Lebih baik biaya ke Jakarta digunakan untuk hal-hal positif di sekitar kita,” kata pemuda yang pernah mondok di Pesantren Maslahatul Hidayah Madura, itu.
 
Dalam pandangan alumni UIN Wali Songo Semarang ini, membela Islam yaitu dengan menjalankan aturan-aturannya. 
 
"Islam itu agama rahmatan lil alamin yang artinya rahmat bagi semesta alam. Jadi, tidak hanya bagi umat Islam sendiri, tapi juga umat non-Islam,” kata Arifin.
 
Hanya 55 Warga Jepara yang Ikut Aksi Bela Islam III
(Jemaah keluar dari Masjid Agung Kendal usai salat Jumat, MTVN - Iswahyudi)
 
Begitu pula di Kendal, Jawa Tengah. Tak ada aktivitas mencolok. Warga tetap beraktivitas dan salat Jumat.
 
Keramaian tampak di Masjid Agung Kendal. Namun aktivitas warga bukan terkait dengan aksi 2 Desember. Mereka hanya menunaikan salat Jumat.
 
Khutbah pada salat Jumat di Masjid Agung Kendal disampaikan Khatib Muhtarom. Dalam khutbahnya, Muhtarom mengingatkan umat Islam tak meninggalkan kewajiban salat Jumat meskipun sedang menggelar aksi.
 
"Berjihad dan membela agama Islam tak harus turun ke jalan. Cukup berdoa, menjaga suasana aman, dan menunaikan ibadah. Itu namanya jihad," ujar Muhtarom.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif