Wakil Wali Kota Solo Ahmad Purnomo meminta pelaksana proyek menggeser lokasi kios. Terlebih, pilar yang menghalangi kios cukup besar, diameternya 70 sentimeter.
“Secara teknis empat kios itu tidak bisa digunakan. Kita minta kios digeser ke tempat yang representatif, ungkap Ahmad Purnomo kepada wartawan di Balaikota Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/11/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Ia menerangkan, Pemkot Solo memberikan tenggat waktu pengerjaan proyek Pasar Klewer rampung pada 30 Desember 2016. “Tanggal itu semuanya harus rampung,” imbuhnya.
Sedangkan saat ini, kata Purnomo, proyek pengerjaan Pasar Klewer baru 58 persen. Beberapa pekerjaan seperti memasang atap, lantai, keramik, pengecatan, dan fasilitas seperti listrik harus selesai dikerjakan dalam 50 hari.
“Sudah ada jadwal terperincinya. Desember akhir jadi. Januari dan Februari persiapan masuk penempatan, dua bulan untuk persiapan,” kata Purnomo.
Itu berarti, paling tidak pedagang bisa beroperasi di Pasar Klewer pada awal Maret 2016.
Pembangunan kembali Pasar Klewer dilakukan usai terbakar pada 27 Desember 2014. Para pedagang dipindahkan Pasar Klewer Sementara di Alun-alun Utara sejak 6 Juni 2015, sementara menunggu proyek rampung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
