Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/Dhana Kencana)
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/Dhana Kencana) (Ahmad Mustaqim)

Gagal Bayar, Ratusan Calon Haji Asal Yogya Batal Berangkat

haji
Ahmad Mustaqim • 16 Juni 2016 17:49
medcom.id, Yogyakarta: Sebanyak 184 calon haji asal Yogyakarta dipastikan tidak bisa berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Ratusan orang itu gagal berangkat karena tak bisa melunasi biaya perjalanan.
 
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Nuruddin mengatakan sebagian calon jamaah haji yang tak bisa melunasi pembiayaan itu karena berbagai alasan. Mulai ketidaksiapan biaya hingga sedang mengalami sakit.
 
"Sehingga biaya yang harus dilunasi terpaksa tertunda. Dipastikan mereka belum bisa berangkat haji tahun ini,'' kata Nuruddin, Kamis (16/6/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nuruddin mengatakan pihaknya sudah menunggu para calon jemaah hingga hari batas akhir pelunasan biaya haji, pada 10 Juni 2016. Namun, sebanyak 184 orang tetap tak bisa melunasinya.
 
Dari jumlah keseluruhan yang tak bisa berangkat itu di antaranya, dari Kabupaten Sleman 83 orang, Kota Yogyakarta (35), Kabupaten Gunungkidul (17), Kabupaten Bantul (44), dan Kabupaten Kulon Progo (5).
 
Menurut Nuruddin, jumlah jemaah calon haji yang gagal berangkat di tahun ini lebih banyak di banding 2015, yang hanya 150 orang.
 
"Meski gagal berangkat tahun ini, bagi calon haji yang belum mampu melunasi akan diprioritaskan berangkat tahun depan, sepanjang tidak mengundurkan diri dari daftar," katanya.
 
Untuk menutupi kuota calon jamaah haji yang gagal berangkat tahun ini, kata Nuruddin, akan dilimpahkan kepada jemaah calon haji yang mengalami proses gagal sistem atau yang tidak muncul namanya pada pembayaran gelombang pertama. Apabila masih belum memenuhi kuota, akan diberikan kepada calon haji yang telah melaksanakan haji dan masuk kuota berangkat tahun ini.
 
Ia menambahkan, jika kuota kembali belum terpenuhi, sisa kuota akan diberikan kepada calon haji lanjut usia atau di atas usia 75 tahun, serta jemaah yang terpisah dari keluarganya.
 
"Sedangkan bagi 2.313 calhaj yang sudah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji, kami mengimbau agar memastikan kelengkapan paspor dan sebagainya," ucapnya.
 
Selain itu, ia juga berharap jamaah yang dipastikan berangkat bisa secara intensif mengikuti manasik di Kantor Urusan Agama Kabupaten/Kota setempat pada akhir bulan ramadhan dan awal bulan syawal. Jika sesuai jadwal, pemberangkatan gelombang I, II, dan III akan dilakukan pada 17, 18, dan 19 Agustus 2016 mendatang.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif