"Mayat itu ditemukan warga, Selasa sore. Letaknya di bawah pos 2 jalur pendakian Lawu. Sekitar pukul 6 sore, mayat berjenis kelamin laki-laki ini sudah berhasil dievakuasi," ujar Kasi Pemerintahan Desa Gumeng Kecamatan Jenawi, Sutardi, saat dihubungi wartawan, Rabu (29/4/2015).
Sutardi menuturkan petugas tidak mendapati kartu identitas pada mayat. Namun, dia memastikan mayat tersebut bukan penduduk setempat. Tanpa perbekalan cukup, kondisi alam liar di jalur pendakian sangat memungkinkan seseorang tewas di bawah cuaca ekstrem.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Warga menduga sosok tersebut merupakan pelaku ritual.
"Kalau mayat ini warga sekitar, pasti sudah ada laporan kehilangan. Namun, juga tidak ditemukan perlengkapan mendaki seperti para pendaki pada umumnya," kata Sutardi.
Jono, petugas Puskesmas Jenawi, mengatakan kerangka langsung dibawa ke RSUD Karanganyar usai diturunkan tim evakuasi dari jalur pendakian lereng Lawu. Berdasarkan pengamatan awal, mayat ini sudah meninggal beberapa bulan sebelum ditemukan.
“Dikirim ke RSUD untuk diautopsi. Mayat ini berjenis kelamin pria dan berusia dewasa. Bajunya masih melekat. Juga ditemukan sandal jepit berjarak 10 meter dari mayat ditemukan serta sisir pada jarak lima meter,” kata Jono ketika dihubungi terpisah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(BOB)
