Waryo, Kepala Desa Wlahar, mengaku proyek pengaspalan jalan mangkrak. Dana Desa seharusnya cair pada April dan Mei 2015. Namun pencairannya molor hingga November 2015.
"Nah di November, curah hujan tinggi dan banjir menggenang Desa Wlahar. Sehingga pengaspalan jalan sulit dilakukan," kata Waryo, Jumat (25/3/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Desa Wlahar, kata Waryo, mendapat Dana Desa sebesar Rp360 juta. Dana itu digunakan untuk pengaspalan jalan di dua titik yaitu Dukuh Wlahar dan Karangsari. Pagu anggaran pengaspalan masing-masing dukuh yaitu Rp74 juta.
Sisa anggaran pun digunakan untuk membangun saluran air di beberapa titik seperti di Dukuh Tegal Wangi, Kedungabad, dan Buntrak. Waryo mengklaim seluruh anggaran terserap maksimal.
Sebelumnya, puluhan warga menggeruduk kantor Desa Wlahar. Mereka mempertanyakan transparansi penggunaan Dana Desa yang bersumber dari APBN itu. Sebab beberapa proyek pembangunan jalan tak berjalan lancar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
