Pementasan Bundengan di Jambore Desa, Jawa Tengah. (Foto: Metrotvnews.com/Rofahan)
Pementasan Bundengan di Jambore Desa, Jawa Tengah. (Foto: Metrotvnews.com/Rofahan) (Ahmad Rofahan)

Bundengan, Alat Musik Unik Khas Wonosobo

alat musik
Ahmad Rofahan • 16 Desember 2015 12:19
medcom.id, Wonosobo: Munir dan Bukhori, warga Wonosobo, Jawa Tengah, berhasil membuat peserta Jambore Desa di Desa Wulungsari Kecamatan Selomerto, Wonosobo, berdecak kagum. Keduanya memainkan alat musik unik khas Wonosobo, Bundengan, dan dikolaborasikan dengan penari Lengger.
 
Belum banyak orang yang mengetahui Bundengan mampu mengeluarkan nada-nada indah. Bentuknya yang menyerupai kurungan ayam setengah jadi membuat masyarakat tak percaya bahwa Bundengan adalah alat musik.
 
Bundengan terbuat dari bambu yang dipadukan dengan kelopak ruas bambu dan tali ijuk. Bunyi-bunyian yang dihasilkan Bundengan berasal dari senar raket yang dihubungkan dengan bilah bambu Bundengan.
 
“Jadi kalau bilah bambunya digeser, maka akan menghasilkan nada yang berbeda,” ujar Munir seniman Bundengan di acara Jambore Desa di Desa Wulungsari Kec. Selomerto Kab. Wonosobo Jawa Tengah, Selasa (15/12/2015).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Munir, Seniman Bundengan. (MTVN/Rovahan)
 
Munir merupakan adik kandung dari Barnawi, sang pencipta Bundengan. dia memainkan alat musik tersebut dengan Bukhori rekannya, yang bertugas untuk menyanyikan tembang-tembang Jawa mengiringi irama Bundengan. Sebelumnya, Bundengan merupakan perlengkapan khusus yang biasa dibawa oleh penggembala bebek.
 
Ide menciptakan Bundengan pun tak sengaja, "Jadi ketika hujan, alat ini digunakan untuk berteduh,” kata Munir.
 
Saat berteduh itulah, Barnawi mencoba mengusir kesepian dengan memasangkan beberapa tali ijuk yang melintang di tengah alat berteduhnya tersebut. Awalnya, suara yang dihasilkan oleh Bundengan biasa saja karena menggunakan tali ijuk, namun setelah diganti menggunakan senar, suaranya lebih berirama.
 
“Kalau saya sendiri cocoknya menggunakan senar raket, kalau menggunakan senar yang lainnya tidak pas,” kata Munir.
 
Suara yang dihasilkan Bundengan mirip dengan suara gamelan. Suara mirip kendang dihasilkan dari enam buah bilah bambu tipis yang berada di sisi kiri dan kanan bundengan.
 
“Dimainkannya dengan dipetik. Untuk menghasilkan suara mirip kendang, maka bisa memainkan bilah bambu yang ada di samping kanan dan kiri bundengan,” tukas Munir.
 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif