Warga mengambil air bantuan di Dusun Papringan, Desa Tileng, Girisubo, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (25/6/2019). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah.
Warga mengambil air bantuan di Dusun Papringan, Desa Tileng, Girisubo, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (25/6/2019). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah. (Patricia Vicka)

BPBD DIY Optimalisasi Penyaluran Air dari Tempat Penampungan

musim kemarau
Patricia Vicka • 05 Juli 2019 14:18
Yogyakarta: Kekeringan mulai melanda sebagian wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengoptimalisasikan tempat penampungan air untuk menyalurkan air ke wilayah yang rawan kekeringan.
 
Kepala BPBD DIY Biwara Yuswantana mengatakan pengoptimalisasian ini sudah mulai dilakukan sejak beberapa bulan lalu.
 
"Penanganan kekeringan tahun ini memanfaatlan sumber air yang terdekat. Supaya enggak terus-terusanan droping air,"  kata Biwara di Yogyakarta, Jumat, 5 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Biwara menjelaskan pada tahap pertama, BPBD DIY menginventarisir sumber-sumber penampungan air yang ada seperti embung, danau, waduk, sungai, sumur bor, dan tangki penampungan air hujan.
 
Kemudian BPBD memastikan kembali alur penyaluran air dari tempat penampungan tersebut kepada warga terdampak kekeringan. "Pemanfaatan tempat penampungan air merupakan salah satu strategi jangka panjang  penanganan kekeringan di wilayah DIY," jelas Biwara.
 
Biwara mencontohkan di wilayah utara, BPBD mengoptimalisasian saluran penyediaan air minum desa (SPAM) untuk warga yang tinggal di dataran tinggi. Sementara di Kabupaten Kulonprogo, BPBD memaksimalkan selokan Mataram serta Waduk Sermo.
 
"Kalau di Gunungkidul kita biasanya memanfaatkan sumur karena di sana minim waduk atau embung," ungkap Biwara.
 
Untuk penanganan jangka pendek BPBD masih melakukan droping air ke wilayah yang rawan kekeringan. Selain itu
BPBD kini tengah melakukan kajian upaya penanganan kekeringan di wilayah DIY.
 
Biwara melanjutkan berdasarkan analisis cuaca dari BMKG, ia memprediksi kekeringan tahun ini di wilayah DIY tidak separah tahun lalu. Lantaran tahun ini ada banyak tempat penampungan air dan jaringan saluran air yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat.

 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif