medcom.id, Jepara: Kantor UPP Syahbandar Jepara, Jawa Tengah, mengeluarkan surat peringatan yang ditujukan kepada operator kapal penumpang dan nelayan. Surat itu berisi peringatan jika Jepara memasuki musim angin barat (baratan) yang mengakibatkan gelombang laut tinggi.
Kepala UPP Syahbandar Jepara Suripto menyampaikan peringatan itu disampaikan menindaklanjuti peringatan cuaca buruk yang disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah.
“Terutama kapal penumpang atau kapal Roro dan kapal-kapal lain dengan freeboard kurang dari 2 meter,” kata Suripto, Rabu (7/12/2016).
Melihat kondisi tersebut, Suripto melanjutkan, mulai hari ini pihaknya tidak menerbitkan surat persetujuan berlayar (SPB) untuk kapal penumpang atau kapal Roro. Peringatan larangan berlayar ini diberlakukan sampai kondisi cuaca perairan laut Jepara benar-benar aman.
“Jadi, kami imbau untuk tidak berlayar tanpa SPB dari syahbandar,” kata Suripto.
Pada musim libur panjang akhir pekan ini, Kepulauan Karimunjawa bakal diserbu wisatawan. Tiket kapal cepat untuk pelayaran Jumat dan Sabtu mendatang sudah habis terjual.
“Mudah-mudahan nanti cuaca bagus sehingga kapal masih tetap bisa berlayar,” kata Kepala Cabang Jepara PT Sakti Inti Makmur, operator kapal cepat Jepara-Karimunjawa, Sugeng Riyadi.
Merujuk situasi tahun lalu, musim angin barat dimulai pada pertengahan Desember. Pada saat itu, gelombang laut dan kecepatan angin tinggi, sehingga tidak aman untuk pelayaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(UWA)
