Supriyadi atau Mbah Supri sapaannya. Warga Ambarketawang, Gamping, Sleman, DI Yogyakarta ini bertekad untuk bersepatu roda hingga Jakarta. Ia hendak mengikuti upacara bendera di Istana Negara pada 17 Agustus 2016 untuk merayakan HUT ke-71 RI.
"Saya sekalian mau ketemu Pak Jokowi juga," ujarnya sebelum berangkat ke Jakarta di Yogyakarta, Rabu (10/8/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Aneka persiapan telah dia lakoni. Mulai mengitari Kota Yogyakarta hingga daerah-daerah sekitaran kota pelajar. Mbah Supri menggeluti sepatu roda sejak 2008 dari kerabatnya Agus, yang merupakan pelatih i-line skate.
Awalnya, cuma iseng untuk kegiatan saat pensiun dari petugas palang pintu kereta api di Stasiun Sentolo, Kulon Progo. Belakangan, dia malah ketagihan. Aksinya sempat menghebohkan netizen pada Oktober 2015.
Baca: Saban Hari Mbah Supri Bersepatu Roda Susuri Jalanan Yogya
Saat ke Jakarta, Mbah Supri bakal menempuh jalur selatan. Jalur ini cukup banyak tanjakan dan tikungan. Selama perjalanan, Mbah Supri bakal mengenakan pakaian Jawa. Tak lupa bendera merah-putih ia selipkan di tas ranselnya.
"Sampai Jakarta sekitar 16 Agustus. Pas sampai di Jakarta mau disambut sama komunitas sepatu roda juga," katanya.

Mbah Supri menunjukkan surat pengantar dari Kemenpora di Yogyakarta. (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)
Sebelum pergi, ia mempersiapkan diri dengan memperbanyak latihan bersama komunitas. Jamu, juga tak lupa ia minum. Perlu diketahui, jarak Yogya-Jakarta berkisar 500-an kilometer.
Mbah Supri mengaku sudah mengantongi surat pengantar dari Kemeterian Pemuda dan Olahraga agar bisa masuk ke Istana Negara.
Di balik keinginannya upacara bersama RI 1, Mbah Supri ingin menyampaikan pesan positif kepada generasi muda. Dia ingin menginspirasi anak muda agar giat berolahraga untuk kesehatan tubuh. "Jangan malas olahraga. Saya saja baru mulai belajar sepatu roda waktu umur 55 tahun," pungkas pria jenaka ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
