Ilustrasi Medcom.id/ Syahmaidar.
Ilustrasi Medcom.id/ Syahmaidar. (Ahmad Mustaqim)

Pemkab Gunungkidul Upayakan Asuransi untuk Petani

gagal panen petani
Ahmad Mustaqim • 08 Juli 2019 18:07
Gunungkidul: Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengupayakan asuransi bagi petani. Salah satu alasannya petani kerap alami kerugian, yakni gagal panen jika kemarau datang lebih awal.
 
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnubroto mengatakan akan menyosialisasikan asuransi bagi petani. Mengingat, ada ribuan hektar lahan pertanian padi yang gagal panen musim kemarau 2019. 
 
"Ini sebagai langkah menekan kerugian petani. Rencana asuransi ini bantuan dari pihak ketiga. Pemerintah akan bantu subsidi pembayaran," kata Bambang saat dihubungi, Senin, 8 Juli 2019.
 
Nilai subsidi yang pemerintah setempat siapkan sekitar Rp144 ribu untuk satu asuransi per satu hektare lahan padi. Sementara, petani cukup membayar Rp36 ribu. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketika mengalami gagal panen, petani bisa mendapat ganti rugi Rp6 juta setiap satu hektar. "Harapan kami tahun dengan asuransi bisa mulai," jelas Bambang.
 
Dalam catatannya, kegagalan panen pertanian padi petani di Gunungkidul ada seluas 1.918 hektare. Situasi ini terjadi karena kemarau datang lebih awal dari yang diperkirakan petani.
 
Lahan pertanian yang gagal panen berada di sembilan kecamatan, yakni Gedangsari, Girisubo, Karangmojo, Ngawen, Patuk, Playen, Ponjong, Semin, dan Wonosari. "Daerah paling terdampak luas di Kecamatan Gedangsari, dengan luasan 860 hektare," beber Bambang.
 
Bambang menambahkan total kerugian puso ini puluhan kali lipat lebih luas dibanding tahun lalu. Menurut dia, luasan lahan padi gagal panen tahun lalu seluas 32 hektare.
 
Untuk sedikit menutupi nilai kerugian itu, Bambang juga mengajukan bantuan benih cadangan di Kementerian Pertanian. Bantuan benih akan diberikan hanya untuk lahan pertanian padi yang gagal panen seluas 1.800 hektare. 
 
"Surat permohonan bantuan sudah disampaikan. Kami juga sudah menerima bantuan dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) DDIY 4.750 kilogram benih padi dan segera disalurkan," pungkas Bambang.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif