Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo. Medcom.id/Ahmad Mustaqim (Ahmad Mustaqim)
Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo. Medcom.id/Ahmad Mustaqim (Ahmad Mustaqim) (Antara)

Wabup Kulon Progo Jabat Plt Bupati

Pelantikan pejabat
Antara • 02 Juli 2019 09:12
Kulon Progo: Wakil Bupati Kulon Progo Sutedjo, resmi menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) bupati Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sutedjo menggantikan Hasto Wardoyo yang diangkat menjadi Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada Senin, 1 Juli 2019, di Jakarta.
 
"Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 / 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, Kabupaten, dan Kota, pasal 87 dan 88, pelaksana tugas bupati adalah wakil bupati," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kulon Progo Astungkara di Kulon Progo, Selasa, 2 Juli 2019.
 
Astungkara mengatakan, langkah selanjutnya ialah pengunduran diri Hasto Wardoyo sebagai bupati Kulon Progo diajukan ke DPRD Kulon Progo untuk diadakan rapat paripurna pengunduran diri. Kemudian, lanjut dia, akan dikirim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Gubernur DIY.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nanti turun keputusan Mendagri tentang pengunduran diri Hasto Wardoyo, di dalamnya akan ada klausul bahwa yang menjalankan tugas bupati. Kemudian wakil bupati diajukan ke dewan dan diusulkan ke Kemendagri melalui gubernur, menjadi bupati," terangnya.
 
Dia menerangkan, soal pengisian kursi wakil bupati terdapat mekanisme yang dilakukan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo akan mengajukan ke DPRD sosok yang diajukan oleh partai pengusung. 
 
"Nanti mekanismenya pembahasan diserahkan ke dewan sesuai mekanisme yang berlaku," imbuhnya.
 
Wakil Bupati Kulon Progo Sutedjo enggan berkomentar soal peralihan kepemimpinan. Dia mengaku tak ada persiapan khusus. Dia memastikan, akan melanjutkan program yang telah terlaksana bila pucuk pimpinan benar beralih ke dirinya.
 
"Saya tidak punya pikiran untuk membuat program baru selain melanjutkan program yang ada. Tentu saja program beliau selama ini sekaligus program saya juga, karena kami satu kesatuan. Saya tak mungkin membuat kebijakan yang bertentangan dengan program yang selama ini sudah ditetapkan dan dijalankan," ujar Sutedjo.
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif