medcom.id, Brebes: Tidak ingin pengalaman pahit terulang, Pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, intensifkan vaksinasi ribuan itik di wilayahnya. Hal itu untuk mengantisipasi serangan avian influenza atau virus flu burung.
“Sejak 2013 virus H5N1 atau flu burung tidak lagi mewabah di sentra ternak itik di Brebes. Berbeda pada 2012 lalu, sedikitnya 65 ribu ekor itik mati akibat flu burung,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan Kabupaten Brebes, drh Jhoni Murahman, Selasa (22/3/2016), di sentra peternakan itik, Desa Randusanga, Kecamatan/Kabupaten Brebes.
Jhoni menjelaskan, saat ini ia tengah melakukan program vaksinasi pada 300 ribu itik di wilayahnya. Namun, kegiatan yang sudah dilakukan dari awal tahun 2016 ini baru separuh dari populasi.
“Hingga hari ini sudah 52 ribu ekor itik yang sudah divaksinasi. Satu tahun 3 kali penyuntikan vaksin. Anggaran dari APBD 1 dan 2, serta APBN” kata Jhoni.
Jhoni menyebut ada tujuh lokasi sentra peternak itik yang didatangi petugas vaksinasi. Di antaranya di Kecamatan Bulakamba, Losari, Wanasari, Brebes, Tonjong dan Paguyangan.
Vaksinasi menggunakan virus AI H5N1 jenis Clade 2.3.2 yang disuntikkan pada itik yang berumur lebih dari 20 hari. Kemudian secara bertahap vaksin juga disuntikkan kembali setelah berumur 4 minggu dan 4 bulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
